<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perawatonline.com &#187; mahasiswa</title>
	<atom:link href="http://perawatonline.com/tag/mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perawatonline.com</link>
	<description>Bersama Perawat, Indonesia Sehat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Mar 2011 11:27:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Thalasemia</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 10:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[? Thalasemia adalah sekelompok heterogen gangguan genetik pada sintesis Hb yang ditandai dengan ada atau berkurangnya sintesis rantai globin. Thalasemia diwariskan sebagai sifat kodominan autosomal. Bentuk heterozigot (Thalasemia minor atau sifat thalasemia) mungkin asimptomatik atau bergejala ringan. Bentuk homozigot, thalasemia mayor, berkaitan dengan anemia hemolitik yang berat. ? ? HbA adalah suatu tetrameter yang terdiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>?</p>
<p>Thalasemia adalah sekelompok heterogen gangguan genetik pada sintesis Hb yang ditandai dengan ada atau berkurangnya sintesis rantai globin. Thalasemia diwariskan sebagai sifat kodominan autosomal. Bentuk heterozigot (Thalasemia minor atau sifat thalasemia) mungkin asimptomatik atau bergejala ringan. Bentuk homozigot, thalasemia mayor, berkaitan dengan anemia hemolitik yang berat.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>HbA adalah suatu tetrameter yang terdiri atas dua rantai alpha dan dua rantai beta. Rantai alpha dikode oleh dua gen alpha globin, yang terletak beriringan dikromosom 11. Sebaliknya rantai beta dikode oleh sebuah gen beta globin yang terletak pada kromosom 16.</p>
<p>?</p>
<p>KLASIFIKASI THALASEMIA SECARA KLINIS DAN GENETIS</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="544" valign="top">
<p>Tatanama Klinis?????????? Genotipe???????????????????? Penyakit?????????????????????? Genetika</p>
<p>Molekular</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="544" valign="top">
<p><strong>Thalasemia ?</strong></p>
<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/doni/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.gif" border="0" width="10" height="2" />Thalasemia mayor??????? Thalasemia ?<sup>o </sup> Parah, memerlukan??? Delesi gen yang</p>
<p>homozigot (?<sup>o</sup>/?<sup>o</sup>);? transfusi darah?????????? jarang pada ?<sup>o</sup>/?<sup>o</sup></p>
<p>Thalasemia ?<sup>+</sup> secara berkala?????????? Defek   pada</p>
<p>homozigot (?<sup>+</sup>/?<sup>+</sup>)????????????????????????????????????   pemrosesan</p>
<p>transkripsi, atau</p>
<p>translasi mRNA</p>
<p>? globin</p>
<p>Thalasemia minor??????? ?<sup>o</sup>/??????????????????????????? Asimptomatik</p>
<p>?<sup>+</sup>/?????????????????????????? dengan anemia;</p>
<p>ditemukan</p>
<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/doni/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" border="0" width="18" height="2" /> kelainan SDM</p>
<p><strong>Thalasemia </strong><strong>?</strong></p>
<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/doni/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image007.gif" border="0" width="18" height="2" />Silent carrier???????????????? -?/??????????????????????? Asimptomatik;</p>
<p>tidak tampak</p>
<p>kelainan SDM</p>
<p>Sifat thalasemia-???????? -?/??   (Asia)??????????? Asimptomatik;????????????? Terutama</p>
<p>-?/-?   (Afrika?????????? seperti thalasemia???????? ?delesi gen</p>
<p>kulit   hitam)??????????? minor</p>
<p>Penyakit HbH??????????? -/-??????????????????????????? Anemia berat,</p>
<p>Tetramer ? globin</p>
<p>(HbH)terbentuk</p>
<p>di SDM</p>
<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/doni/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" border="0" width="18" height="2" />Hidrops fetalis?????????? -/-???????????????????????????? Letal in utero</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>Thalasemia dibagi menjadi 2 yaitu thalasemia-? dan thalasemia-?. Pada thalasemia-? dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori:</p>
<ol>
<li>Thalasemia ?<sup>o</sup>, berkaitan dengan ketiadaan total rantai ?-globin pada      keadaan homozigot</li>
<li>Thalasemia ?<sup>+</sup>, ditandai dengan penurunan (tetapi masih      dapat dideteksi) sintesis ?-globin pada keadaan homozigot</li>
</ol>
<p>?</p>
<p><strong>Talasemia ?</strong></p>
<p>Talasemia beta dikklasifikasikan menjadi 2 kategori: talasemia? yang berikatan dengan ketiadaan total rantai beta globin pada keadaan homozigot dan kondisi pasien parah yang memerlukan transfuse secara berkala, dan talasemia yang ditandai dengan penurunan beta globin pada keadaan heterozigot pada talasemia ini sifat penyakitnya asimtomatik dengan anemia ringan atau tanpa anemia dan ditemukan kelainan SDM. Penentuan sekuensi beta globin yang berhasil di klona dan diperoleh dari pasien talasemia berhasil mengungkapkan lebih 100 mutasi penyebab talasemia talasemia ?0 atau ?+. Berbeda dengan talasemia alpha yang disebabkan oleh delesi gen.</p>
<p>?</p>
<p><strong>Patologi thalasemia ?</strong><strong> ada di lampiran</strong></p>
<p>?</p>
<p><strong>Talasemia ?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Thalasemia-? sebagian besar disebabkan oleh delesi lokus gen ?-globin. Rantai alpha yang tidak berpasangan membentuk agrerat tak larut yang mengendap di SDM. Badan sel ini merusak membrane sel, mengurangi plastisitas, dan menyebabkan SDM rentan terhadap fagositosis oleh system fagosit mononukleus. Yang tidak terjadi tidak saja kerentanan SDM matur terhadap destruksi premature, tetapi juga kerusakan sebagian besar eritroblas di dalam sumsum tulang karena adanya badan inklusi yang merusak membrane. Destruksi SDM intramedula ini menimbulkan efek merugikan lainnya: peningkatan penyerapan zat besi dalam makanan yang berlebihan sehingga pasien kelebihan zat besi. Karena terdapat 4 gen? ?-globin fungsional, terdapat empat derajat kemungkinan thalasemia-?, didasarkan pada hilangnya satu sampai empat gen ?-globin dari kromosom.</p>
<p>Apabila tiga gen alpha globin hilang, terdapat kelebihan relatif beta globin atau rantai alpha globin lainnya. Kelebihan beta globin membentuk tetramer beta 4 dan gamma 4 yang relatif stabilyang masing-masing dikenal sebagai HbH dan Hb Bart. Tetramer ini tidak terlalu merusak membran dibandingkan dengan alpha globin bebas. Oleh karena itu, anemia hemolitik dan eritopoisis yang inefektif cenderung lebih ringan pada talasemia alpha daripada talasemia beta. Sayangnya, HbH dan Hb Bart memiliki afinitas yang terlalu tinggi terhadap O2 sehingga keduanya kurang efektif untuk menyalurkan O2 ke jaringan.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Treatment thalasemia:</p>
<p>1.??????????? Transfusi diberikan untuk mempertahankan kadar Hb</p>
<p>2.??????????? manfaat transfuse ekspansi bone narrow meminimalkan dilatasi cardiac dan osteoporosis. Pemberiannya 15-20 ml/kg berupa packed cells diberikan bersama 4-5 minggu</p>
<p>3.??????????? cross maching menjaga agar tidak terjadi alloimunisasion dan mencegah terjadinya reaksi transfuse</p>
<p>4.??????????? penggunakan packed RBc yang fress sangat mungkin, tapi dengan menggunakan meticoulos care dan febrile reacsion. Semua hal diatas bisa diminimalkan dengan memberikan transfuse berupa frozen blood atau leukosit poor red blodd cell preparation dan juga dengan bemperian antipiretik.</p>
<p>5.??????????? Hemosidorosis dapat terjadi setelah transfuse karena setiap 500 ml darah yang di transfusi mengandung 200 mg besi yang akan menuju jaringan, penumpukan besi tidak dapat ditoleransi tubuh dan harus dikeluarkan oleh obat.</p>
<p>6.??????????? ?hemosidosis dapat dikurangi dengan penggunaan iron- chelating drugs contoh deferoxamin atau deferseral. Cara kerja obat ini dengan membuang dengan mengekskresikan lewat urin. Dalam pemberian obat ini harus tetap mempertahankan kadar darah tinggi. Pemberiannya dengan subkutan 8 sampai 12 jam menggunakan</p>
<p>7.??????????? splenomegali biasanya disebabkan hipertransfusi hal ini karena hasil ekstra medullary eritropoesis, terapinya biasanya splenoktomi jika oragannya besar atau sekundari hipersplenisme.</p>
<p>8.??????????? efek samping dari splenoktomi biasanya sepsis dan tambah berat penyakitnya. Biasanya pemberian ketika terjadi peningkatan transfuse biasanya melebihi 240 ml/tahun.</p>
<p>9.??????????? pemberian imunisasi hepatitis B dan hematococal, vaksin polisakarida dibutuhkan.</p>
<p>10.??????? terapi yang paling baik adalah transplantasi bone narrow angka kesuksesannya meningkat.</p>
<p>?</p>
<p>Keterangan</p>
<p>1)a. Reaksi hemolitik</p>
<ol>
<li>Tipe      yang paling parah, tapi jarang: menggigil dan gemetar</li>
<li>ketidakcocokan      darah: demam</li>
<li>ketidakcocokan      pada transfusi multifel: </li>
</ol>
<ul class="unIndentedList">
<li> nyeri pada area tusukan jarum dan sepanjang jalar vena</li>
<li> mual/muntah</li>
<li> sensasi sesak di dada</li>
<li> urin kemeraha atau hitam</li>
<li> sakit kepala</li>
<li> nyeri panggul</li>
<li> tanda progresif syok/gagal ginjal</li>
</ul>
<p>b. Reaksi demam</p>
<p>1.????? Antibodi leukosit atau trombosis: demam</p>
<p>2.????? Antibodi protein plasma : Mengigil</p>
<p>c. Reaksi alergi</p>
<ol>
<li>Resipien bereaksi terhadap alergen dalam darah : urticaria, kemerahan pada wajah, mengi asmatif dan edema laring, overload sirkulasi</li>
</ol>
<p>d. Overload sirkulasi</p>
<ol>
<li>transfusi terlalu cepat (bahkan dalam jumlah kecil sekalipun) : nyeri prekordial, dipsneu, rales, sianosis, batuk kering</li>
<li>kelebihan      jumlah darah yang ditransfusi (bahkan jira lambat sekalipun) : vena leer      distency</li>
</ol>
<p>e. Emboli udara</p>
<ol>
<li>Dapat terjadi bila darah ditransfusikan di bawah tekanan: kesulitan bernafas yang tiba-tiba, nyeri tajam di dada, ketakutan</li>
</ol>
<p>f. Hipotermia ?????????? : menggigil, suhu rendah, frekuensi jantung tidak teratur, kemungkinan henti jantung</p>
<p>g. Gangguan elekrolit</p>
<p>1. hiperkalemia (pada transfusi masif atau pada pasien dengan masalah ginjal) : mual,?? muntah, kelemahan otot, paraliksis flaksid, parestesia extremitas, bradikardi, ketakutan, henti jantung</p>
<p>Reaksi lambat</p>
<p>Penularan infeksi</p>
<ul>
<li>hepatitis</li>
</ul>
<ul>
<li>HIV</li>
<li>Malaria</li>
<li>s?filis</li>
<li>Bakteri      atau virus</li>
<li>dll</li>
</ul>
<p>?</p>
<p>Diagnosa keperawatan??????????? :</p>
<p>Risiko cedera berhubungan dengan jumlah hemoglobin yang abnormal, penurunan jumlah oksigen, dan respon dari transfusi.</p>
<p>?</p>
<p>DO</p>
<ul>
<li>Dispnea</li>
<li>Kelelahan, sakit kepala dan palor</li>
<li>Peningkatan nadi</li>
<li>Sianosis</li>
</ul>
<p>?</p>
<p>Hasil yang diharapkan:</p>
<p>Anak akan menghindari situasi pengurangan kebutuhan oksigen jaringan dan menadekuatkan oksigenasi jaringan</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<p>Intervensi</p>
</td>
<td width="284" valign="top">
<p>Rasional</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<ul>
<li>Jelaskan        pada pasien untuk meminimalisasi komplikasi dengan penggunaan fisik dan        control emosi stress</li>
<li>Mencegah        infeksi</li>
<li>Anjurkan        untuk menghindari lingkungan yang sedikit oksigen (tempat ketinggian,        pesawat)</li>
</ul>
</td>
<td width="284" valign="top">
<ul>
<li>Untuk        menghindari peningkatan kebutuhan oksigen</li>
<li>Untuk        mencegah penurunan oksigenasi</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Diagnosa Keperawatan:</p>
<p>Perubahan tumbuh kembang berhubungan dengan penurunan kemampuan fisik yang disebabkan oleh kelainan hematology dan efek penyakit dan terapi.</p>
<p>?</p>
<p>DO:</p>
<p>-????????? Perubahan pertumbuhan fisik:</p>
<p>a.?????? Timbulnya bercak di kulit</p>
<p>b.????? Klien terlihat lelah</p>
<p>c.?????? Klien membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya</p>
<p>d.????? Pada usia remaja terjadi pubertas yang terhambat atau tidak terjadi (menstruasi yang terhambat, tidak tumbuh payudara)</p>
<p>e.?????? Klien jarang bermain dengan teman sebayanya karena harus menjalani terapi dan sering kelelahan</p>
<p>f.?????? Klien malas ke sekolah karena klien mengalami hambatan kognitif disebabkan kekurangan Hb</p>
<p>-????????? Ketidakmampuan melakukan keterampilan-keterampilan</p>
<p>-????????? Afek datar</p>
<p>-????????? Klien tampak pucat</p>
<p>-????????? Sering mengalami sinkope</p>
<p>?</p>
<p>Kriteria Hasil:</p>
<p>Anak akan menunjukan adanya peningkatan dalam perilaku social, kognitif, aktivitas motorik sesuai kelompok usianya.</p>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<p>Intervensi</p>
<p>?</p>
</td>
<td width="284" valign="top">
<p>Rasional</p>
<p>?</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<p>Kaji factor penyebab dan factor penunjang:</p>
<p>-?????????   kurang pengetahuan orang tua</p>
<p>-?????????   penyakit kronis</p>
<p>-?????????   konflik orang tua dan anak</p>
<p>-?????????   perubahan lingkungan</p>
<p>?</p>
<p>Ajari orang tua tentang tugas-tugas perkembangan sesuai dengan usia   dan informasi pedoman bagi orang tua</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Secara hati-hati kaji tingkat perkembangan anak pada semua area fungsi   dengan menggunakan alat pengkajian khusus (miss, DDST)</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Berikan kesempatan anak yang sakit untuk melaksanakan tugas   perkembangan sesuai dengan usia.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Contoh intervensi pada tahap pertumbuhan remaja dengan thalasemia:</p>
<p>-?????????   sering berbicara dengan anak tentang perasaan,   ide-ide, perhatian akan kondisi dan perawatannya</p>
<p>-?????????   berikan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak   yang lain yang seusia di bangsal atau unit</p>
<p>-????????? identifiksi minat atau hobi yang dapat di dukung dengan sarana yang ada dan dukung untuk melakukan hal tersebut setiap hari</p>
<p>-?????????   biarkan rutinitas rumah sakit sesuai jadwal   anak-anak</p>
<p>-?????????   gunakan pakaian dengan pakaiannya sendiri jika   memungkinkan</p>
<p>-?????????   libatkan dalam pembuatan keputusan tentang   perawatannya</p>
<p>-?????????   berikan kesempatan untuk terlibat pada berbagai   kegiatan (missal, membaca, video game, nonton film)</p>
<p>-?????????   anjurkan orang tua, saudara kandung dan   teman-teman sebayanya untuk mengunjungi langsung atau melalui telepon.</p>
</td>
<td width="284" valign="top">
<p>Mengetahui sebab?   adanya perubahan pertumbuhan dan perkembangan dan factor penunjang   yang dapat memperberat kondisi klien</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Setiap tahap perkembangan mempunyai tugas perkembangan yang berbeda-beda untuk itu orang tua harus memahami tahap dan tugas tumbuh kembang anak sesuai usia</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Agar hasil yang di dapat akurat karena pada penyakit kronik banyak factor yang mempengaruhi factor penmyebab keterlambatan tersebut</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Biasakan anak tetap melakukan tugas perkembangannya (mis: bermain dengan teman sebayanya). Hal ini akan membuat anak hidup normal seperti anak yang lainnya.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>Diagnosa Keperawatan:</p>
<p>Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum,penurunan oksigen ke jaringan.</p>
<p>DO:</p>
<ol>
<li>kadar Hb turun</li>
<li>hipoksia</li>
<li>pucat</li>
<li>pusing</li>
<li>kunang-kunang</li>
<li>berkeringat</li>
<li>keletihan      (lemas, postur loyo, gerakan lambat)</li>
<li>sinkop</li>
</ol>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>No</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Intervensi keperawatan</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Rasional</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>1</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Observasi adanya tanda kerja fisik (takikardi, palpitasi, takipnea, dispnea, napas pendek, hiperpnea, sesak napas, pusing, kunang-kunang, berkeringat) dan keletihan</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk merencanakan istirahat yang tepat</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>2.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Pertahankan posisi fowler- tinggi</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk pertukaran udara yang optimal</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>3.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Beri oksigen suplemen</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk meningkatkan oksigen ke jaringan</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>4.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Ukur tanda vital selama periode istirahat</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk meningkatkan nilai dasar perbandingan selama   periode aktivitas</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>5.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Antisipasi dan bantu dalam aktivitas kehidupan   sehari-hari yang mungkin diluar batas toleransi anak</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk mencegah kelelehan</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>6.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Beri aktivitas bermain pengalihan yang meningkatkan   istirahat dan tenang</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk mencegah kebosanan dan menarik diri</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top">
<p>7.</p>
</td>
<td width="334" valign="top">
<p>Rencanakan aktivitas keperawatan</p>
</td>
<td width="189" valign="top">
<p>Untuk memberikan istirahat yang cukup</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p><span id="more-63"></span></p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="thalasemia">thalasemia</a> (38)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="fraktur">fraktur</a> (35)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="etiologi thalasemia">etiologi thalasemia</a> (29)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="klasifikasi thalasemia">klasifikasi thalasemia</a> (27)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="patofisiologi thalasemia">patofisiologi thalasemia</a> (13)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="ALPHA DALAM KEPERAWATAN">ALPHA DALAM KEPERAWATAN</a> (10)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="Thalasemia adalah">Thalasemia adalah</a> (9)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="asuhan keperawatan talasemia">asuhan keperawatan talasemia</a> (9)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="referensi keperawatan">referensi keperawatan</a> (8)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/" title="thalasemia minor">thalasemia minor</a> (5)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=63&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/04/thalasemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diabetes Mellitus pada Anak</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 11:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Diabetes melitus adalah gangguan endokrin yang paling banyak dijumpai. Gejal-gejala akut diabetes miletus disebabkan oleh efek insulin yang tidak adekuat. Salah satu gambaran diabetes miletus yang paling menonjol adalah peningkatan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi. ? ? ? ? ? Terdapat dua jenis diabetes melitus yang paling sering terjadi apa anak. Diabetes melitus tipe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diabetes melitus adalah gangguan endokrin yang paling banyak dijumpai. Gejal-gejala akut diabetes miletus disebabkan oleh efek insulin yang tidak adekuat. Salah satu gambaran diabetes miletus yang paling menonjol adalah peningkatan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi.</p>
<p><img src="http://www.sghhealth4u.com.sg/health4u/endocrinology/insulin_resistance.gif" border="0" alt="DM Tipe 2" title="DM Tipe 2" width="246" height="139" align="left" /> </p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Terdapat dua jenis diabetes melitus yang paling sering terjadi apa anak. Diabetes melitus tipe I? (tergantung insulin) yang mencakup sekitar 10-20 % dari semua kasus diabetes, ditandai dengan tidak adanya sekresi insulin. Pada diabetes melitus tipe II (tidak tergantung insulin) sekresi insulin mungkin normal atau bahkan meningkat, tetapi sel-sel sasaran insulin mungkin kurang peka terhadap hormon ini dibandingkan dengan normal.</p>
<p><span id="more-62"></span>
<p>?</p>
<p>Perbandingan DM Tipe I Dan DM Tipe II</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p align="center"><strong>KARAKTERISIK</strong></p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p align="center"><strong>DM TIPE I</strong></p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p align="center"><strong>DM TIPE II</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Tingkat sekresi insulin</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Tidak ada atau hampir tidak ada</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Mungkin normal atau melebih normal</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Usia awitan yang lazim</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Anak-anak</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Masa dewasa</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Presentasi insiden</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>10-20%</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>80-90%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Defek dasar</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Destuksi sel ?</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Penurunan kepekaan sasaran terhadap insulin</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Keterkaitan dengan kegemukan</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Tidak</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Biasanya</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Kecepatan perkembangan gejala</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Cepat</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Lambat</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Timbulnya ketosis</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Sering jika tidak diobati</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Jarang</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="197" valign="top">
<p>Pengobatan</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Penyuntikan insulin, penanganan makanan</p>
</td>
<td width="197" valign="top">
<p>Kontrol makanan dan penurunan berat badan; kadang kadang hipoglikemik   oral</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>A. <strong>Diabetes Melitus Tipe I</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Definisi :</li>
</ul>
<p>DM Tipe I adalah salah satu tipe Diabetes yang disebabkan karena? autoimun destruktif pada sel beta dalam pankreas yang biasanya ada pada anak-anak serta disebabkan oleh faktor idiopatik atau belum diketahui secara jelas penyebabnya</p>
<p>( Wong&#8217;s Nursing care of Infants and children, 2007)</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Karakteristik DM Tipe I (Wong&#8217;s Nursing care of Infants and children, 2007) :</li>
</ul>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="308" valign="top">
<p><strong>KARAKTERISTIK</strong></p>
</td>
<td width="308" valign="top">
<p><strong>DM TIPE I</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308" valign="top">
<p>1.?????   USIA DIMULAINYA</p>
<p>2.?????   RASIO SEKS</p>
<p>3.?????   PRESENTASE   DARI POPULASI DM</p>
<p>4.?????   HEREDITAS</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Riwayat   Keluarga</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> HLA ( Human   Leukocyte Antigents)</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Faktor Kembar</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Penyebaran   Suku</li>
</ul>
<p>5.?????   GEJALA</p>
<p>6.?????   STATUS NUTRISI</p>
<p>7.?????   INSULIN ALAMI</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Kandungan   dalam Pankreas</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Serum Insulin</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Daya tahan   insulin</li>
</ul>
<p>8.?????   Antibodi sel   Islet</p>
<p>9.?????   Terapi :</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Insulin</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Medikasi Oral</li>
</ul>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pengaturan   Diet</li>
</ul>
<p>10.? Komplikasi   Kronik</p>
<p>11.? Ketoasidosis</p>
</td>
<td width="308" valign="top">
<p>< 20 th, dimulainya biasanya tiba-tiba</p>
<p>Laki-laki lebih tinggi dibanding pria</p>
<p>5%-8%</p>
<p>?</p>
<p>Kadang-kadang</p>
<p>Terkait dengan HLA</p>
<p>25%-50%</p>
<p>Terutama Kaukasian</p>
<p>Gejala umum DM : Polifagi, Polidipsi, PoliUri</p>
<p>Berat Badan dibawah rata-rata</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Tidak ada / absolut defisiensi</p>
<p>Sangat rendah &#8211; tidak ada</p>
<p>Minimal</p>
<p>80%-85%</p>
<p>?</p>
<p>Selalu</p>
<p>Tidak efektif</p>
<p>Tidak efektif</p>
<p>?</p>
<p>>80%</p>
<p>Disertai</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Etiologi DM Tipe I :</li>
</ul>
<p>Seperti yang sudah disebutkan diatas, pada dasarnya ada dua hal yang menyebabkan seorang anak dapat mengidap DM tipe I ini, faktor penyakit autoimun, dan faktor Idiopati atau faktor yang belum diketahui secara jelas penyebabnya.</p>
<ol>
<li>Faktor Genetik</li>
</ol>
<p>DM tipe I tidak diturunkan, namun faktor genetik menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dapat menyebabkan penyakit ini. Dari kurang lebih 40 sindrom penyakit akibat genetik, diabetes memang salah satunya ( Harris 2000). Anak dengan ayah DM tipe I tiga kali lebih berisiko dibanding dengan anak yang memiliki Ibu dengan DM tipe I.</p>
<p>Sekitar 60% kemungkinan mudahnya terkena DM tipe I ini ada hubungannya dengan <em>Human Leukocyte Antigen </em>atau biasa disebut HLA pada kromosom 6. Beberapa alel gen juga berpengaruh, misalnya : DR3, DR4, dan DQ 8 (Yangsoo &#038; Eisenbarth, 2000)</p>
<ol>
<li>Mekanisme Autoimun</li>
</ol>
<p>Teori menyebutkan bahwa kehadiran HLA menyebabkan kerusakan pada sistem imun yang apabila terpapar pada faktor presipitasi seperti virus, bakteri, bahan kimia, bahkan diet yang tidak baik dapat menyebabkan sesorang menderita DM Tipe I.</p>
<p>Antibodi sel Islet dalam pankreas (ICSAs) ditemukan sebanyak 70%-85% pada pasien yang baru saja terdiagnosa DM Tipe I. Pada sebagian besar penderita, antibodi ini menghilang satu tahun setelah diagnosis, namun dapat bertahan sampai beberapa tahun pada sebagian kecil penderita. Itulah mengapa anak yang memiiki gangguan sistem imun dapat menderita DM Tipe I jika terpapar dengan faktor presipitasi seperti yang sudah disebutkan.</p>
<p>?</p>
<ol>
<li>Diet</li>
</ol>
<p>Susu sapi telah dibuktikan menjadi salah satu faktor presipitasi karena memberikan implikasi sebagai salah satu zat yang dapat merangsang rusaknya sel beta pada pankreas pada anak yang telah memiliki faktor predisposisi seperti memiliki ayah dengan DM tipe I ( Kimpimaki, Arkokola, Korhonen, and others, 2001). Namun masih harus terus dilakukan penelitian atas hal tersebut.</p>
<ol>
<li>Virus</li>
</ol>
<p>Bermacam jenis virus, termasuk virus yang menyebabkan penyakit gondok, coxsackievirus B dan Rubella telah terbukti sebagai faktor presipitasi penyebab DM tipe I.</p>
<p>?</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Fisiologis Kerja Insulin :</li>
</ul>
<p>Insulin memiliki efek penting pada metabolisme karbohidat, lemak dan protein. Hormon ini menurunkan kadar glukosa, asam lemak dan asam amino dalam darah serta mendorong penyimpanan nutrien-nutrien tersebut. Sewaktu molekul-molekul nutrien ini memasuki darah keadaan absorptif, insulin meningkatkan penyerapan zat-zat tersebut oleh sel dan mengkonversi, masing-masing menjadi glikogen, trigliserida dan protein. Insulin menjalankan efeknya yang beragam dengan mengubah transportasi nutrien spesifik dari darah kedalam sel atau dengan mengubah aktivitas enzim-enzim yang terlihat dalam jalur metabolik tertentu.</p>
<p>Efek pada karbohidrat</p>
<ol>
<li>Insulin mempermudah masuknya glukosa kedalam sebagian besar sel. Beberapa jaringan yang tidak bergantung pada insulin untuk menyerap glukosa yaitu, otak, otot yang aktif dan hati.</li>
<li>Insulin      merangsang glikogenesis ( pembentukan glikogen dari glukosa ) baik di otot      maupun di hati.</li>
<li>Insulin menghambat glikogenolisis( penguraian glikogen menjadi glukosa ). Dengan menghambat penguraian glikogen, insulin meningkatkan penyimpanan karbohirat dan menurunkan pengeluaran glukosa oleh hati. </li>
<li>Insulin selanjutnya menurunkan pengeluaran glukosa oleh hati dengan menghambat glukoneogenesis ( perubahan asam amino oleh glukosa di hati) . Insulin melakukan hal ini melalui dua cara dengan? menurunkan jumlah asam amino di dalam darah yang tersedia bagi hati untuk glukogeneogenesis dan dengan menghambat enzim-enzim hati yang diperlukan untuk mengubah asam amino menjadi glukosa. </li>
</ol>
<p>?</p>
<p>Efek pada lemak</p>
<ol>
<li>Insulin meningkatkan transportasi glukosa ke dalam sel jaringan adiposa, seperti yang dilakukannya kepada kebanyakan sel tubuh. Glukosa berfungsi sebagai prekursor untuk membentuk asam lemak dan gliserol yaitu bahan mentah untuk membentuk trigliserida</li>
<li>Insulin      mengaktifkan enzim-enzim yang mengkatalisasi pembentukan asam lemak dari      turunan glukosa.</li>
<li>Insulin      meningkatkan masuknya asam-asam lemak dari darah kedalam sel jaringan      adiposa.</li>
<li>Insulin menghambat lipolisis (penguraian lemak) sehingga terjadi penurunan pengeluaran asam lemak dari jaringan adiposa ke dalam darah. </li>
</ol>
<p>?</p>
<p>Efek pada protein</p>
<ol>
<li>Insulin mendorong transportasi aktif asam-asam amino dari darah kedalam otot dan jaringan lain. Efek ini menurunkan asam amino dalam darah dan menghasilkan bahan pembangun untuk sintesis protein didalam sel.</li>
<li>Insulin meningkatkan pencepatan penggabungan asam amino kedalam protein dengan merangsang perangkat pembuat protein didalam sel.</li>
<li>Insulin      menghambat penguraian protein. </li>
</ol>
<p>?</p>
<p>Pada DM tipe I, terjadi defisiensi insulin secara absolut yang artinya sel-sel beta pada pankreas memang tidak memproduksi insulin. Insulin di bentuk di pankreas oleh sel ? langerhans. Pankreas adalah suatu organ yang terdiri dari jaringan endokrin dan eksokrin. Bagian eksokrin pankreas mengeluarkan larutan basa encer dan enzim-enzim pencernaan melalui duktus pankreatikus ke dalam lumen pencernaan. Diantar sel-sel eksokrin pankreas tersebar kelmpok-kelompok pulau-pulau. Sel endokrin yang juga dikenal sebagai pulau-pulau langherhans. Jenis sel endrokin pankreas yang paling banyak dijumpai adalah sel ? (beta), tempat sintesis dan sekresi insulin. Sel ?(alfa) yang menghasilkan glukagon. Sel d (delta) adalah tempat sintesis somatostatin sedangkan sel endokrin Menghasilkan Sel pp yang mengeluarkan polipeptida pankreas.? Hormon pakreas yang paling penting untuk mengatur metabolisme bahan bakar adalah insulin dan glukagon.</p>
<p>Normalnya insulin, hormon yang terdiri rangkaian asam amino yang diproduksi oleh sel-sel beta di pankreas akan disentesis di pankreas, lalu disekresi dalam darah sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk regulasi glukosa darah jika sel-sel beta dirangsang. Hal-hal yang dapat merangsang sel beta mensintesis Insulin adalah peningkatan kadar glukosa akibat metabolisme. Ketika sel beta dirangsang oleh hal tersebut, maka sel beta mulai mensisntesi inulin. Insulin disentesis dalam bentuk preproinsulin ( hormon prekursor insulin) di Retikulum Endoplasma sel beta, kemudian dengan? bantuan enzim peptidase insulin dipecah menjadi proinsulin yang dihimpun dalam gelembung-gelembung di sel beta. Oleh enzim yang sama, proinsulin diurai menjadi insulin dan peptide-C hingga siap untuk disekresi.</p>
<p>Insulin disekresikan melalui dua fase, hingga disebut <em>biphasic</em>. Fase pertama disebut dengan <em>Acute Insulin Secretion Response</em> ( AIRS) yang terjadi sangat cepat setelah sel-sel baeta dirangsang akibat penaikan glukosa. Fase kedua disebut fase laten yang lebih lama prosesya, terjadi setelah fase pertama terjadi. Kedua Fase ini yang meregulasi glukosa darah sesuai kebutuhan tubuh, agar tidak hiperglikemia ataupun hipoglikemia.</p>
<p>?</p>
<p><strong>B. Diabetes Melitus Tipe II</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Karakteristik DM tipe 2:</li>
</ul>
<p> 1.????????????????? Mengalami hambatan pembentukan insulin dan
<p>2.????????????????? Tidak membutuhkan terapi insulin untuk mengatasinya</p>
<p>3.????????????????? Tidak mengalami destruksi autoimun sel beta atau penyebab lainnya</p>
<p>?</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Etiologi DM tipe 2</li>
</ul>
<p>Tidak ada yang mengetahui secara pasti penyebab DM tipe 2. Secara normal, ketika kadar glukosa meningkat, pancreas menghasilkan insulin untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah. Pada DM tipe 2, anak kemungkinan mengalami resistensi terhadap insulin. Pada resistensi insulin pancreas tetap memproduksi insulin tetapi tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara tepat. Pankreas tetap menghasilkan insulin untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah. Setelah beberapa tahun pancreas anak dapat berhenti bekerja dan berhenti memproduksi insulin. Ketika ini terjadi gula akan meningkat dalam darah.</p>
<p>?</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Keadaan anak yang berisiko mengalami DM tipe 2:</li>
</ul>
<p>1.????????????????? Memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol yang tinggi</p>
<p>2.????????????????? Riwayat keluaraga dengan DM</p>
<p>3.????????????????? Memiliki BB berlebih (obesitas)</p>
<p>4.????????????????? Ras Amerika, Afrika-Amerika, Latin, Asia Amerika</p>
<p>?</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Tanda dan gejala DM tipe 2:</li>
</ul>
<ol>
<li>Kadar      glukosa dalam darah yang tinggi untuk waktu yang lama sebelum gejala      muncul</li>
<li>Penglihatan Kabur</li>
<li>Poliuri,      polidipsi, polifagi</li>
<li>Sering      merasa lapar</li>
<li>kehillangan      BB tanpa usaha</li>
<li>Sering      merasa haus</li>
</ol>
<p>?</p>
<p>Pemeriksaan DM :</p>
<p>DM tipe 2 dapat didiagnosa dengan tes gula darah, tes dilakukan sebanyak 2 kali untuk memastikan seorang anak menderita DM</p>
<p>?</p>
<p>?? Gula darah sewaktu</p>
<p>Dikategorikan mengalami DM jika kadar glukosa lebih atau sama dengan 200mg/dl</p>
<p>?? Gula darah puasa</p>
<p>Setelah anak puasa selama 8 jam dan diperiksa kadar gula darahnya menunjukkan lebih atau sama dengan 126 mg/dl</p>
<p>?? Oral glucose tolerance test (OGTT):</p>
<p>Setelah puasa dilakukan pengambilan darah anak kemudian anak diberikan cairan glukosa, 2 jam kemudian darah anak diambil kembali dan jika hasil pemeriksaan kadar gula darah anak menunjukkan 200 mg/dl atau lebih menunjukkan anak mengalami diabetes</p>
<p>?</p>
<p>Awitan terjadinya DM tipe 2 biasanya lambat dan tidak terlihat, sering terjadi pada anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas.</p>
<ol>
<li>Pasien dengan DM tipe      2 memiliki tanda-tanda resisten insulin seperti hipertensi atau acanthosis      nigricans</li>
<li>Keluarga dengan      riwayat DM tipe 2 memiliki resiko gaya hidup yang bisa menyebabkan      obesitas</li>
<li>Anak dengan DM tipe 2      biasanya memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular</li>
<li>Tanda-tanda autoimun      biasanya negatif</li>
</ol>
<p>NCP</p>
<p>?</p>
<p>Pengkajian</p>
<p>-????????????????????? Lakukan pengkajian fisik</p>
<p>-????????????????????? Riwayat keluarga, terutama yang berkaitan dengan anggota keluarga lain yang menderita diabetes</p>
<p>-????????????????????? Riwayat kesehtan , terutama yang berhubungan dengan penurunan berat badan. Frekuensi minum dan berkemih, peningktan nafsu makan, penurunan tingkat kesadaran, perubahan perilaku, dan manifastasi lain dri diabetes melitus tergantung sebagai berikut :</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Polifagi, poliuria, polidipsia</p>
<p>Penurunan berat badan</p>
<p>Anak mulai ngompol</p>
<p>Peka rangsang</p>
<p>Memendeknya rentang perhatian</p>
<p>Toleransi frustasi memendek</p>
<p>Tampak sangat lelah</p>
<p>Kulit kering</p>
<p>Pandangan kabur</p>
<p>Luka yang sulit sembuh</p>
<p>Kulit kemerahan</p>
<p>Sakit kepala</p>
<p>Sering infeksi</p>
<p>Hiperglikemia :</p>
<p>Peningkatan kadar glukosa darah</p>
<p>glukouria</p>
<p>Ketosis diabetikum :</p>
<p>Keton dan glukosa dalam urin</p>
<p>Dehidrasi tidak terdeteksi</p>
<p>Ketoasidosis diabetikum :</p>
<p>Dehidrasi</p>
<p>Ketidakseimbangan elktrolit</p>
<p>asidosis</p>
<p>-????????????????????? Lakukan atau bantu prosedur diagnostik dan pengujian misal, gula darah puasa, kadar insulin serum, urin untuk keton, glucosa darah.</p>
<p>?</p>
<p>Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul</p>
<p>? Resiko tinggi cedera berhubungan dengan defisensi insulin</p>
<p>? Resiko tinggi cedera berhubungan dengan hipoglikemia</p>
<p>? Resiko kurangnya volume cairan berhubungan dengan mual, muntah, dan diuresis? osmotik diasosiasikan dengan ketoasidosis.</p>
<p>? Gangguan proses keluarga berhubungan dengan krisis situasional (anak dengan penyakit kronis, diabetes mellitus).</p>
<p>? Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kondisi kesehatan baru (diabetes mellitus).</p>
<p>? Resiko cedera berhubungan dengan terganggunya perfusi serebral (edema) diasosiasikan? dengan ketoasidosis.</p>
<p>? Gangguan pertumbuhan dan perkembangan berhubungan dengan penyakit kronis (diabetes mellitus), ketidakmampuan, dan hospitalisasi berulang.</p>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p align="center">Diagnosa</p>
</td>
<td width="150" valign="top">
<p align="center">Tujuan</p>
</td>
<td width="169" valign="top">
<p align="center">Intervensi</p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p align="center">Rasional</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p>Gangguan proses keluarga berhubungan dengan krisis   situasional (anak dengan penyakit kronis, diabetes mellitus)</p>
</td>
<td width="150" valign="top">
<p>Keluarga akan menunjukkan adaptasi terhadap peran seperti   biasa dan berfungsi untuk mengakomodasi kebutuhan khusus anak.</p>
</td>
<td width="169" valign="top">
<p>1.???   Menyediakan   kesempatan kepada keluarga untuk mengerti dan menyesuaikan diri dengan   diagnosa.</p>
<p>2.???   Mendukung keluarga   dalam mengekspresikan perasaan mereka terhadap diagnosa dan dampak yang   mungkin terjadi .</p>
<p>3.???   Mengidentifikasi   support system.</p>
<p>4.???   Dukung   keluarga untuk mengerti tujuan terapi, rasional, dan implikasinya.</p>
<p>5.??? Kaji lebih lanjut reaksi keluarga terhadap anak, dan bagaimana keluarga mengikutsertakan anak dalam kegiatan keluarga.</p>
<p>?</p>
<p>6.???   Berikan   kesempatan kepada orang tua untuk meluangkan waktu khusus dengan sibling di   rumah.</p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p>1.????   Memberikan   kesempatan kepada keluarga untuk mendengar dan memahami diagnosa.</p>
<p>2.????   Memfasilitasi   keluarga dalam menyesuaikan diri.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>3.????   Untuk   menyediakan sumber koping.</p>
<p>4.????   Untuk   menyediakan alasan mendasar dalam pengambilan keputusan.</p>
<p>?</p>
<p>5.????   Untuk membantu   keluarga dalam meningkatkan kemampuan koping dan mengikutsertakan anak ke   dalam struktur keluarga .</p>
<p>6.????   Supaya sibling   tidak merasa ditelantarkan atau ditinggalkan.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p>Resiko kurangnya volume cairan berhubungan dengan mual,   muntah, dan diuresis? osmotik   diasosiasikan dengan ketoasidosis</p>
</td>
<td width="150" valign="top">
<p>Menunjukkan hidrasi yang adekuat</p>
</td>
<td width="169" valign="top">
<p>1.???   pantau output   urin tiap 8 jam.</p>
<p>2.???   pertahankan   intake dan output dengan baik dan benar.</p>
<p>3.???   Timbang tiap   hari</p>
<p>4.???   Kaji adanya   mual dan muntah.</p>
<p>5.???   Berikan cairan   dengan tempat yang berwarna-warni dan menarik serta permainan untuk mendukung   intake cairan</p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p>Monitoring yang teratur mengenai tanda dan gejala? dehidrasi? menghasilkan Deteksi awal yang dapat mempermudah manajemen penanganan kasus.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p>Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kondisi kesehatan   baru (diabetes mellitus).</p>
</td>
<td width="150" valign="top">
<p>Keluarga dan anak dapat membayangkan rencana asuhan   diabetes</p>
</td>
<td width="169" valign="top">
<p>1.???   Ketahui   pengetahuan umum keluarga tentang diabetes</p>
<p>2.??? Atur suasana kondusif untuk belajar (menyesuaikan metode belajar dengan usia anak/keluarga, gunakan media belajar yang menarik)</p>
<p>3.???   Diskusikan   mengenai patologi diabetes, fungsi dan cara kerja insulin serta hubungannya   dengan makan dan olahraga.</p>
<p>4.???   Bantu keluarga   untuk mengerti tentang diet diabetes, dan rencanakan pergantian makanan   sesuai budaya keluarga.</p>
<p>5.???   Ajarkan   keluarga mengenai pentingnya memonitor kadar gula darah dengan teratur.</p>
<p>?</p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p>1.???   Untuk mengkaji   pengetahuan dasar</p>
<p>?</p>
<p>2.???   Untuk   memaksimalkan proses belajar.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>3.???   Untuk   memastikan pemahaman yang adekuat dan mendukung pelaksanaannya.</p>
<p>?</p>
<p>4.???   Untuk   mendukung kesuksesan adapatasi atas latihan diet.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>5.???   Untuk   mempertahankan kadar gula darah dan mencegah ketoasidosis.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="619">
<tbody>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Diagnosa keperawatan</p>
</td>
<td width="105" valign="top">
<p>tujuan</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>Prinsip Tindakan</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>rasional</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Resiko tinggi cedera berhubungan dengan   defisensi insulin</p>
<p>Data yang perlu dikaji :</p>
<p>Semua manifestasi klinis diabetes</p>
</td>
<td width="105" valign="top">
<p>Anak akan menunjukkan kadar glukosa darah yang   normal</p>
<p>NOC:</p>
<p>Pengawasan gula darah</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>Dapatkan kadar glukosa darah</p>
<p>Berikan insulin sesuai ketetuan</p>
<p>Pahami kerja insulin : perbedaan dalam   kompisisi, waktu awitan, dan durasi kerja untuk berbagai preparat insulin</p>
<p>Lakukan teknik asptik ketika menyiapkan dan   memberikan insulin</p>
<p>Injeksi subkutan ; dengan kedalaman yang sesuai   dengan ketebalan jaringan subkutan.</p>
<p>Rotasi area injeksi</p>
<p>NIC :</p>
<p>Pend kes</p>
<p>Manajemen hiperglikemia</p>
<p>Manajemen hipoglikemia</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>Menentukan dosis insulin yang paling tepat</p>
<p>Mempertahankan kadar glukosa darah normal</p>
<p>Menjamin pemberian insulin yang akurat</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Mencegah infeksi</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Meningkatkan absorpsi kadar glukosa</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Resiko tinggi cedera berhubungan dengan   hipoglikemia</p>
<p>Data yang perlu di kaji :</p>
<p>- perasaaan bergetar</p>
<p>- lapar</p>
<p>- Sakit kepala</p>
<p>- pusing</p>
<p>- sulit konsentrasi, berbicara dan fokus</p>
<p>- tremor</p>
<p>- takikardi</p>
<p>- kemungkinan terjadi konvulsi, syok, dan koma</p>
</td>
<td width="105" valign="top">
<p>Anak tidak menunjukkan tanda-tanda hipoglikemi</p>
<p>?</p>
<p>NOC :</p>
<p>Pengawasan gula darah</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>Kenali tanda-tanda hipoglikemia dini:</p>
<p>bersikap waspada pada saat kadar glukosa darah terendah (sebelum makan dan kudapan; pukul 2-4 pagi, setelah melakukan aktvitas fisik tanpa tambahan makan, atau keterlambatan, lupa, atau tidak meghabiskan makanan atau kudapan)</p>
<p>uji glukosa darah</p>
<p>Berikan 10-15 g karbohidrat yang siap diabsorpsi   seperti jus jeruk, perme keras, atau susu</p>
<p>Lanjutkan dengan karbohidratdan protein   kompleks, seperti roti atau krekers yang dilapisi selai kacang. atau keju</p>
<p>Berikan glukagon pada anak yang tidak sadar</p>
<p>Posisikan anak</p>
<p>?</p>
<p>NIC :</p>
<p>Pend. Kes</p>
<p>Manajemen hipoglikemi</p>
</td>
<td width="193" valign="top">
<p>Mencegah hipoglikemia</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Meningkatkan kadar glukosa darah dan   menghilangkan gejal hipoglikemia</p>
<p>?</p>
<p>Mempertahankan kadar glukosa</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>Mempertahankan kadar glukosa</p>
<p>Meminimalisasi aspirasi, selama muntah dialami</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>?</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep dm pada anak">askep dm pada anak</a> (85)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep diabetes melitus pada anak">askep diabetes melitus pada anak</a> (29)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep idiopatik DM">askep idiopatik DM</a> (8)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep idiopatik dm pada anak">askep idiopatik dm pada anak</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="penyakit diabetes miletus">penyakit diabetes miletus</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="idiopatik dm">idiopatik dm</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="Glukouria">Glukouria</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep dm pd anak">askep dm pd anak</a> (4)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="asuhan keperawatan pada bayi dengan resiko idiopatik Dm">asuhan keperawatan pada bayi dengan resiko idiopatik Dm</a> (3)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/" title="askep juvenil dm pada anak">askep juvenil dm pada anak</a> (3)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=62&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/03/diabetes-mellitus-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hirschsprung</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 07:48:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[1. Definisi Hirschsprung Hirschsprung atau ?Mega Colon adalah ?penyakit yang ?tidak adanya sel &#8211; sel ganglion dalam rectum atau bagian rektosigmoid kolon dan ketidakadaan ini menimbulkan keabnormalan atau tidak adanya peristaltik serta tidak adanya evakuasi usus spontan (Betz &#038; Sowden : 2000). Pada tahun 1886, Harold Hirschsprung mengemukakan 2 kasus obstipasi sejak lahir yang dianggapnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. </strong><strong>Definisi Hirschsprung</strong></p>
<p>Hirschsprung atau ?Mega Colon adalah ?penyakit yang ?tidak adanya sel &#8211; sel ganglion dalam rectum atau bagian rektosigmoid kolon dan ketidakadaan ini menimbulkan keabnormalan atau tidak adanya peristaltik serta tidak adanya evakuasi usus spontan (Betz &#038; Sowden : 2000).</p>
<p>Pada tahun 1886, Harold Hirschsprung mengemukakan 2 kasus obstipasi sejak lahir yang dianggapnya disebabkan oleh dilatasi kolon. Kedua pasien tersebut meninggal. Dikatakan pula bahwa keadaan ini merupakan kesatuan klinik tersendiri dan sejak itu disebut sebagai penyakit hirschsprung atau megakolon kongenital</p>
<p>Pada intinya penyakit ini adalah ?penyakit yang disebabkan oleh obstruksi mekanis yang disebabkan oleh tidak adekuatnya motilitas pada usus sehingga tidak ada evakuasi usus spontan dan tidak mampunya spinkter rectum berelaksasi. Penyakit ini kadang disertai dengan kelainan bawaan lainnya, misalnya sindroma Down.</p>
<p>Penyakit ini baru dapat didiagnosa pada periode usia bayi sampai balita, kejadiannya lebih sering pada laki-laki daripada perempuan (4:1) dan Insidensi kejadiannya 1 pada 5000 kelahiran hidup.</p>
<p><span id="more-61"></span><br /> 
<p>?</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Etiologi Hirschsprung</strong></p>
<p>Pada dasarnya, etiologi secara pasti tidak diketahui, kemungkinan adanya faktor familial/ genetik. Hirschsprung terjadi karena adanya permasalahan pada persarafan? usus besar paling bawah, mulai anus hingga usus di atasnya. Syaraf yang berguna untuk membuat usus bergerak melebar menyempit biasanya tidak ada sama sekali atau kalaupun ada sedikit sekali.</p>
<p>Ketiadaan? ganglion ini disebabkan karena adanya kegagalan sel-sel neural crest (bakal sel ganglion) embrional yang bermigrasi ke dalam lubang usus atau kegagalan fleksus mesentrikus dan sub mukosa untuk berkembang ke arah cranicaudal di dalam dinding usus yang menimbulkan keabnormalan atau tidak adanya peristalsis serta tidak adanya evakuasi usus spontan. Selain itu, sfingter rektum tidak dapat berelaksasi, mencegah keluarnya feses secara normal. Isi usus terdorong ke segmen aganglionik dan feses terkumpul di daerah tersebut, menyebabkan dilatasinya bagian usus yang proksimal terhadap daerah itu.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Fisiologis &#038; Patofisiologis</strong></p>
<p>?</p>
<p>Dalam keadaan normal, bahan makanan yang dicerna bisa berjalan di sepanjang usus karena adanya kontraksi ritmis dari otot-otot yang melapisi usus (kontraksi ritmis ini disebut gerakan peristaltik). Kontraksi otot-otot tersebut dirangsang oleh sekumpulan saraf yang disebut ganglion, yang terletak dibawah lapisan otot. Sistem saraf otonom pada usus terdiri dari tiga pleksus yaitu: (1) Auerbach pleksus atau pleksus mienterikus yang berfungsi mengatur pergerakan gastrointestinal; (2) pleksus Henle/ deep sub mukosal; dan (3) Pleksus Meissner atau sub mukosa berfungsi sekresi gastrointestinal dan aliran darah. Pleksus-pleksus ini menyebabkan peristaltik dapat terjadi akibat dari gerakan dua jaringan otot di usus besar yaitu: (1) Otot sirkular dan (2) otot longitudinal, kedua otot ini bekerja bersamaan sehingga menyebabkan kolon bergerak seperti mekanisme berikut: Kontraksi otot sirkular dan relaksasi otot longitudinal menyebabkan gerakan proksimal, sebaliknya kontraksi otot longitudinal dan relaksasi otot sirkular menyebabkan gerakan distal. Kedua gerakan ini bekerja bergantian sehingga feses di dalam kolon bisa bergerak menuju anus dan akhirnya terjadi pembukaan otot sfingter atau yang sering disebut proses defekasi.</p>
<p>Pada penyakit Hirschsprung, ganglion/pleksus yang memerintahkan gerakan peristaltik tidak ada, biasanya hanya sepanjang beberapa sentimeter. Segmen ?usus yang tidak memiliki gerakan peristaltik tidak dapat mendorong bahan-bahan yang dicerna dan terjadi penyumbatan.</p>
<p>Ketiadaan? ganglion ini disebabkan karena adanya kegagalan sel-sel neural crest (bakal sel ganglion) embrional yang bermigrasi ke dalam lubang usus atau kegagalan fleksus mesentrikus dan sub mukosa untuk berkembang ke arah cranicaudal di dalam dinding usus yang menimbulkan keabnormalan atau tidak adanya peristalsis serta tidak adanya evakuasi usus spontan. Selain itu, sfingter rektum tidak dapat berelaksasi, mencegah keluarnya feses secara normal. Isi usus terdorong ke segmen aganglionik dan feses terkumpul di daerah tersebut, menyebabkan dilatasinya bagian usus yang proksimal terhadap daerah itu karena terjadi obstruksi dan ?menyebabkan dibagian Colon tersebut melebar ( Price, S &#038; Wilson, 1995 : 141 ).</p>
<p>Pada anak dengan penyakit ini, proses defekasi juga terganggu. Normalnya Frekwensi defekasi pada setiap orang sangat bervariasi dari beberapa kali perhari sampai 2 atau 3 kali perminggu. Banyaknya feses juga bervariasi setiap orang. Ketika gelombang peristaltik mendorong feses kedalam kolon sigmoid dan rektum, saraf sensoris dalam rektum dirangsang dan individu menjadi sadar terhadap kebutuhan untuk defekasi.</p>
<p>Defekasi biasanya dimulai oleh dua refleks defekasi yaitu :<br /> 1.Refleks defekasi instrinsik<br /> Ketika feses masuk kedalam rektum, pengembangan dinding rektum memberi suatu signal yang menyebar melalui pleksus mesentrikus untuk memulai gelombang peristaltik pada kolon desenden, kolon sigmoid, dan didalam rektum. Gelombang ini menekan feses kearah anus. Begitu gelombang peristaltik mendekati anus, spingter anal interna tidak menutup dan bila spingter eksternal tenang maka feses keluar.</p>
<p>?</p>
<p>2. Refleks defekasi parasimpatis<br /> Ketika serat saraf dalam rektum dirangsang, signal diteruskan ke spinal cord (sakral 2 &#8211; 4) dan kemudian kembali ke kolon desenden, kolon sigmoid dan rektum. Sinyal &#8211; sinyal parasimpatis ini meningkatkan gelombang peristaltik, melemaskan spingter anus internal dan meningkatkan refleks defekasi instrinsik. Spingter anus individu duduk ditoilet atau bedpan, spingter anus eksternal tenang dengan sendirinya.<br /> Pengeluaran feses dibantu oleh kontraksi otot-otot perut dan diaphragma yang akan meningkatkan tekanan abdominal dan oleh kontraksi muskulus levator ani pada dasar panggul yang menggerakkan feses melalui saluran anus.</p>
<p>Defekasi normal dipermudah dengan refleksi paha yang meningkatkan tekanan di dalam perut dan posisi duduk yang meningkatkan tekanan kebawah kearah rektum. Jika refleks defekasi diabaikan atau jika defekasi dihambat secara sengaja dengan ?mengkontraksikan muskulus spingter eksternal, maka rasa terdesak untuk defekasi secara berulang dapat menghasilkan rektum meluas untuk menampung kumpulan feses.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. </strong><strong>MANIFESTASI KLINIS</strong></p>
<p>Penyakit Hirshsprung dapat menunjukkan gejala klinis :</p>
<p>1. Obstruksi total saat lahir dengan muntah berisi empedu</p>
<p>2. Distensi abdomen</p>
<p>3. Ketidakadaan evakuasi Mekonium dalam 24 &#8211; 48 jam pertama setelah lahir diikuti obstruksi konstipasi, muntah dan dehidrasi. Gejala rigan berupa konstipasi selama beberapa minggu atau bulan yang diikuti dengan obstruksi usus akut. Konstipasi ringan entrokolitis dengan diare, distensi abdomen dan demam.</p>
<p>4. Adanya feses yang menyemprot ?pada saat colok dubur merupakan tanda yang khas. Tinja seperti Pita, berbau busuk,</p>
<p>Kadang- kadang ada kesulitan untuk membedakan antara penyakit ini dengan konstipasi, maka dari itu kita harus mengetahui beberapa perbedaan antara penyakit ini dengan konstipasi, yaitu:</p>
<p>PERBEDAAN HIRSPRUNG DENGAN KONSTIPASI :</p>
<p>?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="596">
<tbody>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p align="center"><strong><u>ITEM</u></strong></p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p align="center"><strong><u>K</u></strong><strong><u>ONSTIPA</u></strong><strong><u>S</u></strong><strong><u>I</u></strong></p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p align="center"><strong><u>HIRSCHSPRUNG</u></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p>Kronologi   dimulai</p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p>Sekitar   6 months</p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p>Sejak lahir</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p>Distensi   abdominal</p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p>Sebagian   besar tidak ada</p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p>Ada</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p>Diare</p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p>tidak</p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p>Entero Colitis</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p>Defekasi</p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p>Nyeri</p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p>Tidak   Nyeri</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="199" valign="top">
<p>Tanda2   Obstruktif</p>
</td>
<td width="211" valign="top">
<p>Jarang</p>
</td>
<td width="186" valign="top">
<p>Sebagian   besar</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>PENANGANAN MEDIS UNTUK HIRCHSPRUNG</p>
<p>Secara medis ada tiga tindakan yang dilakukan dalam mengatasi keadaan hirchsprung :</p>
<p>1. Kolostomi dan ileostomi</p>
<p>2.Tindakan pembedahan koreksi ? : ?????? Swenson&#8217;s Recto Sigmoidectomy</p>
<p>??????????????????????????????????????????????????????? Duhamel&#8217;s Retro Rectal Pull Through</p>
<p>??????????????????????????????????????????????????????? Soave&#8217;s Endo Rectal Pull Through</p>
<p>3. Penutupan? kolostomi</p>
<p><strong>5. </strong><strong>WOC</strong></p>
<p><strong>terlampir</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>6. </strong><strong>NCP</strong></p>
<p>Diagnosa keperawatan yang mungkin diangkat pada anak penderita penyakit ini:</p>
<p>Pra Operasi</p>
<p>- Konstipasi berhubungan dengan ketidakmampuan kolon mengevakuasi feses</p>
<p>- Diare berhubungan dengan infeksi kolon</p>
<p>- Perubahan ?nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual muntah</p>
<p>Post Operasi</p>
<p>- Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan tindakan post pembedahan</p>
<p>- Cemas pada keluarga berhubung dengan kurangnya pengetahuan tentang proses perjalanan penyakit, perawatan pasca pembedahan.</p>
<p>?</p>
<p>Rencana Asuhan Keperawatan Anak dengan Hirschsprung</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="640">
<tbody>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Diagnosa</p>
</td>
<td width="173" valign="top">
<p>Intervensi</p>
</td>
<td width="161" valign="top">
<p>Rasional</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Diare berhubungan dengan adanya   infeksi kolon</p>
</td>
<td width="173" valign="top">
<p>1.???   Kaji dan catat   frekuensi BAB, karakteristik, jumlah, dan faktor pencetusnya.</p>
<p>?</p>
<p>2.???   Anjurkan <em>bed   rest.</em></p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>3.???   Identifikasi   makanan dan cairan yang mencetuskan diare</p>
<p>?</p>
<p>4.???   Hindari   makanan berminyak, berbumbu, dan mengandung kafein</p>
</td>
<td width="161" valign="top">
<p>1.???   Membantu   membedakan penyakit secara individu dan mengkaji keparahan penyakit.</p>
<p>2.???   Istirahat   mengurangi motilitas usus dan menurunkan metabolisme.</p>
<p>3.???   Menghindari   iritasi usus sekaligus meingkatkan istirahat usus.</p>
<p>4.???   Makanan ini   dapat menyebabkan kram lambung</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Konstipasi berhubungan dengan   ketidakmampuan Kolon mengevakuasi feces</p>
</td>
<td width="173" valign="top">
<p>Mandiri:</p>
<p>1.???   Kaji warna, jumlah, konsistensi dan frekuensi feses.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>2.???   Auskultasi bising usus</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>3.???   Monitor Intake dan Output</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>4.???   Anjurkan untuk menghindari makanan yang banyak mengandung gas.</p>
<p>5.???   Kaji keadaan kulit perianal secara teratur dan lakukan perineal care</p>
<p>6.???   Diskusikan penggunaan pelunak feses dan pemberian enema bila diperlukan</p>
<p>?</p>
<p>Kolaborasi:</p>
<p>7.???   Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengatur makanan yang seimbang dan   tinggi serat.</p>
</td>
<td width="161" valign="top">
<p>?</p>
<p>1.??? Membantu dalam mengidentifikasi penyebab dan faktor-faktor yang mempengaruhi, serta membantu dalam menentukan intervensi yang tepat.</p>
<p>2.??? BIsing   usus biasanya meningkat pada saat konstipasi.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>3.??? Membantu   mengidentifikasi dehidrasi dan kekurangan nutrisi.</p>
<p>?</p>
<p>4.??? Mengurangi   distress lambung dan distensi abdomen</p>
<p>5.???   Mencegah   terjadinya ekskoriasi kulit.</p>
<p>?</p>
<p>6.??? Memfasilitasi   defekasi saat konstipasi terjadi.</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>?</p>
<p>7.???   Serat dapat   menyerap cairan dan membuat feses menjadi solid dan akhirnya menstimulasi   defekasi</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="128" valign="top">
<p>Resiko kurangnya   volume cairan berhubungan dengan intake yang kurang</p>
</td>
<td width="173" valign="top">
<p>1.???   Berikan asupan cairan yang adekuat pada klien</p>
<p>2.??? Pantau   tanda &#8211; tanda cairan tubuh yang tercukupi turgor, intake &#8211; output</p>
<p>?</p>
<p>3.??? Observasi   adanya peningkatan mual dan muntah antisipasi defisit cairan tubuh dengan   segera</p>
</td>
<td width="161" valign="top">
<p>1.??? Untuk   memenuhi kebuthan cairan klien.</p>
<p>2.??? Untuk   menentukan jumlah asupan cairan yang harus diberikan kepada klien.</p>
<p>3.??? Mengetahui   deficit cairan tubuh secepat mungkin agar tidak menyebabkan komplikasi lebih   lanjut</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>?</p>
<p>Sumber</p>
<p>1.????? Betz, C.L &#038; Sowden, L.A. (2000). Mosby&#8217;s Pediatric Nursing Reference. USA: Mosby Inc.</p>
<p>2.????? Price, S.A. &#038; Wilson, L.M. (1995). Pathophysiology:clinical concept of disease processes. New York: McGraw-Hill</p>
<p>3.????? Raffensperger, jhon. (1990). Swenson&#8217;s Pediatric Surgery(5<sup>th</sup> Ed). Conecticut:Appleton &#038; Lange</p>
<p>4.????? Speer, K. M (1999). Pediatric Care Planning(3<sup>rd</sup> Ed). Pennsylvabia: Springhouse Corp</p>
<p>5.????? Wong,D.L. (2001). Wong&#8217;s of Pediatric Nursing(6<sup>th</sup> Ed). USA: Mosby Inc</p>
<p>?</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="hirschsprung">hirschsprung</a> (24)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="penatalaksanaan mandiri perawat kanker rektum">penatalaksanaan mandiri perawat kanker rektum</a> (18)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="etiologi hirschprung">etiologi hirschprung</a> (14)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="penyakit hirsprung">penyakit hirsprung</a> (11)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="gerakan dan sekresi gastrointestinal">gerakan dan sekresi gastrointestinal</a> (10)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="DEFINISI HIRSCHSPRUNG">DEFINISI HIRSCHSPRUNG</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="pleksus mesentrikus">pleksus mesentrikus</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="penyakit hirschsprung">penyakit hirschsprung</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="askep hirsprung disease">askep hirsprung disease</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/" title="hirsprung disease">hirsprung disease</a> (4)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=61&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/03/hirschsprung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fraktur (patah tulang) yang sering terjadi pada lansia</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 09:39:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Fraktur merupakan salah satu masalah musculoskeletal (tulang dan otot) yang sering terjadi pada manusia lanjut usia, dan fraktur yang berhubungan dengan osteoporosis dianggap yang paling menyebabkan morbiditas dan disalbilitas pada lanjut usia. Pada tulisan ini, penulis akan mencoba membahas tiga jenis fraktur berdasarkan lokasinya yang sering terjadi pada lansia yaitu (1) fraktur kompresi Vertebra, (2) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Fraktur merupakan salah satu masalah musculoskeletal (tulang dan otot) yang sering terjadi pada manusia lanjut usia, dan fraktur yang berhubungan dengan osteoporosis dianggap yang paling menyebabkan morbiditas dan disalbilitas pada lanjut usia. Pada tulisan ini, penulis akan mencoba membahas tiga jenis fraktur berdasarkan lokasinya yang sering terjadi pada lansia yaitu (1) fraktur kompresi Vertebra, (2) fraktur panggul, dan (3) fraktur pinggul.</p>
<p class="MsoNormal"><img src="http://www.spina-forum.com/osteovertabrae.jpg" border="0" width="164" height="246" /> <img src="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/images/ency/fullsize/18026.jpg" border="0" width="304" height="244" /></p>
<p><span id="more-55"></span><br /> 
<p class="MsoNormal">?</p>
<p class="MsoNormal"><u>Fraktur Kompresi Vertebrata</u></p>
<p class="MsoNormal">Fraktur ini menyebabkan sakit punggung yang merupakan gejala osteoporosis yang paling sering dijumpai. Gejala yang mungkin terjadi paling awal adalah nyeri akut pada bagian tengah sampai bagian bawah vertebra toraksika selama aktifitas harian rutin.</p>
<p class="MsoNormal">Focus pada perawatan fraktur kompresi akut ini adalah mengurangi gejala sesegera mungkin dengan <em>bedrest </em>pada posisi apapun untuk memberikan kenyamanan maksimum pada klien. Relaksan untuk otot seperti panas dan analgesic juga dapat digunakan bila ada indikasi, karena penggunaan relaksan otot jangka pendek dalam jumlah sedikit dapat mengurangi spasme otot yang sering menyertai fraktur-fraktur seperti ini.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah nyeri berkurang, segerakan klien untuk mencoba bangun dari tempat tidur secara perlahan dan dengan dibantu oleh perawat. Latihan dengan bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki deformitas postural dan dapat meningkatkan tonus otot. Selain itu klien juga harus diajarkan tentang cara mencegah ketegangan punggung dengan menghindari gerakan berputar atau pergerakan yang kuat atau membungkuk secara mendadak. Tindakan yang berhubungan dengan cara mengangkat dan membawa barang-barang juga perlu dijelaskan.</p>
<p class="MsoNormal">?</p>
<p class="MsoNormal"><u>Fraktur Panggul</u></p>
<p class="MsoNormal">Klien lansia biasanya mengalami cedera ini karena terjatuh. Walaupun hanya 3% dari semua fraktur adalah fraktur panggul, tipe cidera ini diperhitungkan menimbulkan 5 sampai 20 % kematian diantara lansia akibat fraktur. Fraktur panggul adalah hal yang tidak menyenangkan karena fraktur tersebut dapat juga menyebabkan cedera intraabdomen yang serius, seperti laserasi kolon, paralisis ileum, perdarahan intrapelvis, dan ruptur uretra serta kandung kemih.</p>
<p class="MsoNormal">?</p>
<p class="MsoNormal"><u>Fraktur Pinggul</u></p>
<p class="MsoNormal"><img src="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/images/ency/fullsize/18026.jpg" border="0" width="293" height="234" /> </p>
<p class="MsoNormal">Hoolbrook (1984) melaporkan bahwa 1 dari 20 klien yang berusia lebih dari 65 tahun yang baru saja dirawat di rumah sakit mengelami penyembuhan dari fraktur pinggul, dan pada klien yang berasal dari panti werda, 70% tidak bertahan hidup 1 tahun, hanya sepertiga dari klien yang dapat bertahan hidup setelah mengalami fraktur pinggul dapat kembali ke gaya hidup dan tingkat kemandirian yang dapat dibandingkan dengan kondisi sebelum klien mengalami fraktur tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Antara 75 dan 80% dari semua fraktur tulang pinggul mempengaruhi wanita, dan hampir setengahnya terjadi pada seseorang yang berusia 80 tahun atau lebih. Manifestasi klinis dari fraktur tulang pinggul ini adalah rotasi eksternal, pemendekan ekstremitas yang terkena, dan nyeri berat serta nyeri tekan di lokasi fraktur.</p>
<p class="MsoNormal">?</p>
<p class="MsoNormal"><strong><u><span style="font-size: 14pt">Penatalaksanaan</span></u></strong></p>
<p class="MsoNormal">Perawat harus mewaspadai faktor-faktor praoperasi dan pascaoperasi yang jika tidak dikenali dapat menjadi faktor penentu yang berdampak kurang baik terhadap klien.</p>
<p class="MsoNormal">?</p>
<p class="MsoNormal"><u>Praoperasi</u></p>
<p class="MsoNormal">Perawat harus mengajarkan klien untuk melatih kaki yang tidak mengalami cidera dan kedua lengannya. Selain itu sebelum dilakukan operasi klien harus diajrakna menggunakan <em><u><span style="color: red">trapeze</span></u></em> yang dipasangkan di atas tempat tidur dan di sisi pengaman tempa tidur yang berfungsi untuk membantunya dalam mengubah posisi, klien juga perlu mempraktikan bagaimana cara bangun dari tempat tidur dan pindah ke kursi.</p>
<p class="MsoNormal"><u>Pascaoperasi</u></p>
<p class="MsoNormal">Perawat memantau tanda vital serta memantau asupan dan keluaran cairan, mengawasi aktivitas pernapasan, seperti napas dalam dan batuk, memberikan pengobatan untuk menghilangkan rasa nyeri, dan mengobservasi balutan luka terhadap tanda-tanda infeksi dan perdarahan. Sesudah dan sebelum reduksi fraktur, akan selalu ada resiko mengalami gangguan sirkulasi, sensasi, dan gerakan. Tungkai klien tetap diangkat untuk menghindari edema. Bantal pasir dapat sangat membantu untuk mempertahankan agar tungkai tidak mengalami rotasi eksterna. Untuk menurunkan kebutuhan akan penggunaan narkotika dapat menggunakan transcutaneus electrical nerve stimulator (TENS).</p>
<p class="MsoNormal">Untuk mencegah dislokasi prosthesis, perawat harus senantiasa menggunakan 3 bantal diantara tungkai klien ketika mengganti posisi, pertahankan bidai abductor tungkai pada klien kecuali pada saat mandi, hindari mengganti posisi klien ke sisi yang mengalami fraktur. Menahan benda/beban yang berat pada ekstremitas yang terkena fraktur tidak dapat diizinkan kecuali telah mendapatkan hasil dari bagian radiologi yang menyatakan adanya tanda-tanda penyembuhan yang adekuat, umumnya pada waktu 3 sampai 5 bulan.</p>
<p class="MsoNormal"><span>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt">Referensi</span>:</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-indent: -36pt" class="MsoNormal">Stanley, M. dan Patricia, G. B., (2002). <em>Gerontological Nursing: A health Promotion/Protection Approach, 2<sup>nd </sup>ed.</em>Philadelphia: F.A. Davis Company</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-indent: -36pt" class="MsoNormal">Holbrook, TL: Specific musculoskeletal conditions. In Holbrook, TL, et al (eds): The Frequency of Occurrence, Impact and cost of Selected Musculosceletal Conditions in the United States. American Academy of Orthopedic Surgeons, Chicago, 1984</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur pada lansia">fraktur pada lansia</a> (149)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur">fraktur</a> (69)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur panggul">fraktur panggul</a> (59)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="patah tulang pada lansia">patah tulang pada lansia</a> (35)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur pada usia lanjut">fraktur pada usia lanjut</a> (23)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur lansia">fraktur lansia</a> (23)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur pada orang tua">fraktur pada orang tua</a> (16)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur pinggul">fraktur pinggul</a> (16)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur kompresi">fraktur kompresi</a> (14)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/" title="fraktur tulang panggul">fraktur tulang panggul</a> (13)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=55&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/01/fraktur-patah-tulang-yang-sering-terjadi-pada-lansia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tugas Kuliah</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/12/tugas-kuliah/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/12/tugas-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 02:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[tes Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:tugas perawat (3)tugas kuliah keperawatan (1)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>tes<br /><span id="more-57"></span></p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/tugas-kuliah/" title="tugas perawat">tugas perawat</a> (3)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/tugas-kuliah/" title="tugas kuliah keperawatan">tugas kuliah keperawatan</a> (1)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=57&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/12/tugas-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SUSUK KB (IMPLAN)</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 06:50:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Susuk: Disebut alat kontrasepsi bawah kulit, karena dipasang di bawah kulit pada lengan atas, alat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit lengan atas sebelah dalam. Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik berongga dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung jenis susuk yang akan dipakai. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span>Susuk: Disebut alat kontrasepsi bawah kulit, karena dipasang di bawah kulit pada lengan atas, a</span>lat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit lengan atas sebelah dalam. <br /> <span>Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik berongga dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung jenis susuk yang akan dipakai. Di dalamnya berisi zat aktif berupa hormon. Susuk tersebut akan mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. Jadi, konsep kerjanya menghalangi terjadinya ovulasi dan menghalangi migrasi sperma. Pemakaian susuk dapat diganti setiap 5 tahun, 3 tahun, dan ada juga yang diganti setiap tahun. Penggunaan kontrasepsi ini biayanya ringan. Pencabutan bisa dilakukan sebelum waktunya jika memang ingin hamil lagi. </span>Berbentuk kapsul silastik (lentur), panjangnya sedikit lebih pendek daripada batang korek api. Jika Implant dicabut kesuburan bisa pulih dan kehamilan bisa terjadi<span>? </span>Cara pencabutan Implan hampir sama dengan pemasangannya yaitu dengan penyayatan kecil dan dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlatih.<span>? </span>Sebelum pemasangan Implan sebaiknya kesehatan Ibu diperiksa terlebih dahulu,dengan tujuan untuk mengetahui apakah Ibu bisa memakai Implan atau tidak. </p>
<p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span>?</span></p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Cara Kerja</strong></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span>Sama dengan pil namun susuk ditanamkan di dalam kulit, biasanya di lengan atas. Implan mengandung progesteron yang akan terlepas secara </span>perlahan dalam tubuh.</p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p><span id="more-60"></span><br /> 
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Efektifitas</strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Lendir serviks menjadi kental</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menggangu proses pembentukan endometrium sehingga      sulit terjadi implantasi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Mengurangi transportasi sperma</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menekan ovulasi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">99 % Sangat efektif (kegagalan 0,2 &#8211; 1 kehamilan      per 100 perempuan) </li>
</ul>
<p style="margin-left: 18pt; line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Indikasi Susuk KB</strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Pemakaian KB yang jangka waktu lama </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Masih berkeinginan punya anak lagi, tapi jarak      antara kelahirannya tidak terlalu dekat. </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak dapat memakai jenis KB yang lain</li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Yang Harus Ibu Lakukan Setelah Pemasangan Implan</strong> </p>
<p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%" class="MsoNormal">Daftarkan diri segera ke Pos KB Desa atau pusat pelayanan kesehatan lainya, agar <span>?</span>dapat dibantu mengingatkan pada saat jatuh tempo pencabutannya.<span>? </span>Sesudah pemasangan mungkin Ibu mengalami sedikit nyeri dibekas tempat pemasangan, Ibu tidak usah khawatir, karena rasa nyeri akan hilang dalam satu atau dua hari. Untuk mencegah terjadinya Infeksi dibekas pemasangan Implant harus dijaga supaya tetap kering selama 3 hari, jika ibu akan mandi angkatlah tangan tempat pemasangan Implant agar luka tidak terkena air, sebab jika luka menjadi basah dapat <span>?</span>menyebabkan Infeksi. Jangan segan untuk membicarakan dengan petugas lapangan KB dan petugas kesehatan jika ada masalah dengan pemakaian Implant.<span>? </span>Sesudah 5 Tahun Implan harus dicabut dan apabila Ibu masih berniat memakai implant kembali maka implant dapat dipasangkan lagi. </p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Keuntungan</strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tahan sampai <strong>5      tahun</strong> atau sampai diambil. Kesuburan akan kembali segera setelah      pengangkatan. Pencegahan kehamilan terjadi dalam waktu 24 jam setelah      pemasangan.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Melindungi wanita dari kanker rahim.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Aman digunakan setelah melahirkan dan menyusui.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak mengganggu aktivitas seksual.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Daya guna tinggi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Perlindungan jangka panjang (3 tahun untuk Jadena)</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah      pencabutan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak memerlukan pemeriksaan dalam</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Bebas dari pengaruh estrogen</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak menggangu kegiatan senggama</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Klien hanya perlu kembali ke klinik bila ada      keluhan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Mengurangi nyeri haid</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Mengurangi jumlah darah haid</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Mengurangi/memperbaiki anemia</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Melindungi terjadinya kanker endometrium</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Melindungi diri dari beberapa penyebab penyakit      radang panggul</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menurunkan angka kejadian endometriosis</li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Kelemahan</strong></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Tidak dianjurkan untuk penderita penyakit hati, kanker payudara, <span>perdarahan tanpa sebab, penggumpalan darah, penderita tekanan darah tinggi,</span><span> </span><span>penyakit kandung empedu, kolesterol tinggi, siklus menstruasi tidak teratur,</span><span> </span><span>sakit kepala, penyakit jantung.</span><span> </span><span>Beberapa jenis susuk, yang tampak dari luar atau terasa bila diraba.</span><span> </span>Pada kebanyakan klien dapat menyebabkan pola haid berupa perdarahan bercak (<em>spotting),</em> hipermenorea, atau meningkatnya jumlah darah haid, serta amenorea.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: 150%"><strong>Keluhan-Keluhan Yang Dapat Timbul akibat Pemasangan </strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Nyeri kepala, peningkatan/penurunan berat badan,      nyeri payudara, mual-mual, pening/pusing kepala, perubahan perasaan (<em>mood)</em>      atau kegelisahan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Membutuhkan tindakan pembedahan minor untuk insersi      dan pencabutan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak memberikan efek protektif terhadap infeksi      menular seksual termasuk AIDS</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Klien tidak menghentikan sendiri pemakaian      kontrasepsi ini sesuai dengan keinginan, akan tetapi harus pergi ke klinik      untuk pencabutan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Efektifitasnya menurun bila menggunakan obat-obat      tuberkulosis atau obat epilepsy</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Terjadinya kehamilan ektopik sedikit lebih tinggi      (1,3 per 100.000 wanita pertahun)</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%"><span>?</span>Keluar      bercak-bercak darah atau pendarahan yang lebih banyak selama menstruasi.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Hematoma/pembekakan dan nyeri. </li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Efek Samping </strong></p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal">Gangguan pola Haid : </p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak haid </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Pendarahan yang tidak lama </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Kemungkinan infeksi pada bekas luka pemasangan </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Perdarahan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Siklus menstruasi lebih panjang</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Rambut rontok</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Gairah <span>seksual      tur?n</span></li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%"><span>Jerawat      dan depresi.</span></li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal">Penanggulangan : </p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Hubungan Petugas berwenang </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Hematoma (warna biru dan rasa nyeri) pada deerah      pemasangan, kompres dengan air dingin selama 2 hari, selanjutnya kompres      dengan air panas/hangat sampai warna biru hilang. </li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong><span>Kontraindikasi</span></strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; line-height: 150%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Hamil atau diduga hamil, penderita      jantung, strok, lever, darah tinggi dan kencing manis. </li>
<li class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 0%; text-align: justify; line-height: 150%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Pendarahan Vagina tanpa sebab.</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Wanita dalam usia reproduksi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Telah atau belum memiliki anak</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menginginkan kontrasepsi jangka panjang (3 tahun      untuk Jadena)</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Pascapersalinan dan tidak menyusui</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Pascakeguguran</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak menginginkan anak lagi, tetapi menolak      kontrasepsi mantap</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Riwayat kehamilan ektopik</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tekanan darah <180/110 mmHg, dengan masalah      pembekuan darah, atau amenia bulan sabit (<em>sickle cell</em>)</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak boleh menggunakan kontrasepsi hormonal yang mengandung      estrogen</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Sering lupa menggunakan pil</li>
</ul>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Hamil atau diduga hamil</p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Perdarahan pervaginan yang belum diketahui      penyebabnya</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Benjolan/kanker payudara atau riwayat kanker      payudara</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Tidak dapat menerima perubahan pola haid yang      terjadi</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Miom uterus dan kanker payudara</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Ganguan toleransi glukosa</li>
</ul>
<p style="margin-left: 18pt; line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>?</strong></p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Peringatan khusus bagi pengguna implan</strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Terjadinya keterlambatan haid yang sebelumnya      teratur, kemungkinan telah terjadi kehamilan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Nyeri perut bagian bawah yang hebat, kemungkinan      terjadi kehamilan ektopik</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Terjadi perdarahan banyak dan lama</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Adanya nanah atau perdarahan pada bekas insersi      (pemasangan) </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Ekspulsi batang implan</li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Sakit kepala migran, sakit kepala berulang yang      berta, atau penglihatan menjadi kabur</li>
</ul>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>Contoh</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: 150%"><strong>1. Implant (Jadena)</strong></p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal">?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Dua<span> kapsul tipis, fleksibel berisi levonorgestrel (LNG) yang disisipkan di bawah kulit lengan atas seorang wanit</span>a</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Efektif? 5 tahun untuk Norplant, 3 tahun untuk Jadena, Indoplant, atau Implanon </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Nyaman </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Dapat dipakai oleh semua Ibu dalam usia reproduksi </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Kesuburan segera kembali setelah implan dicabut </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Efek samping utama berupa perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak dan amenora </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Aman dipakai pada masa laktasi </p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">???????? </span></span></span>Yang perlu diperhatikan :<br /> Jika ada keluhan atau masalah, pemakai harus segera kembali ke klinik. <br /> Jika pindah rumah, pemakai harus memberi tahu ke klinik</p>
<p style="line-height: 150%" class="MsoNormal"><strong>2. Norplan </strong></p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Alat      Kontrasepsi bawah kulit/lengan AKBK </li>
</ul>
<p style="margin-left: 36pt; line-height: 150%" class="MsoNormal">1 atau 6 kapsul (seperti korek api) yang simasukkan ke bawah kulit lengan atas secara perlahan melepaskan horman progesteron selama 3 atau 5 tahun. </p>
<ul style="margin-top: 0cm">
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Cara kerja <br />      Menghambat terjadinya ovulasi. <br />      Menyebabkan endometrium/selaput lendir tidak siap untuk nidasi/menerima      pembuahan. <br />      Mempertebal lendir serviks/rahim. <br />      Menipiskan lapisan endometrium/selaput lendir. <br />      Tingkat keberhasilan/efektivitas : 97-99 % </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Keuntungan : <br />      Tidak menekan produksi ASI. <br />      Praktis,efektif. <br />      Tidak harus mengingat-ngingat. <br />      Masa pakai jangka panjang (3 atau 5 tahun). <br />      Kesuburan cepat kembali setelah pengangkatan. <br />      Dapat digunakan oleh ibu yang tidak cocok dengan hormon estrogen. </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Kerugian <br />      Susuk KB/Implan harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang      terlatih. <br />      Dapat menyebabkan pola haid berubah. <br />      Pemakai tidak dapat menghentikan pemakainnya sendiri. </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Cara pemasangan <br />      Saat pemasangan yang tepat adalah pada saat haid atau 1-2 hari setelah      menstruasi. </li>
<li class="MsoNormal" style="line-height: 150%">Kontra indikasi <br />      Hamil atau diduga hamil. <br />      Pendarahan pada vagina yang tidak diketahui sebabnya <br />      Penyakit jantung, varises, kencing manis, darah tinggi, dan kanker. </li>
</ul>
<p>
<p style="text-align: center; line-height: 150%" class="MsoNormal" align="center">?</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="kb implan">kb implan</a> (1959)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="kb implant">kb implant</a> (1534)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="kb susuk">kb susuk</a> (721)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="susuk kb">susuk kb</a> (599)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="kb susuk implant">kb susuk implant</a> (364)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="implan KB">implan KB</a> (299)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="efek samping KB Implan">efek samping KB Implan</a> (199)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="kb susuk implan">kb susuk implan</a> (177)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="KB INPLAN">KB INPLAN</a> (175)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/" title="cara pemasangan implant">cara pemasangan implant</a> (166)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=60&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/12/susuk-kb-implan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SP 1 Defisit Perawatan Diri</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 07:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[1.????????????????????????????? PROSES KEPERAWATAN Kondisi klien: Ibu X 75 tahun, dibawa ke panti oleh keluarganya karena sering mengeluyur. Terakhir kali mengeluyur, Ibu X dibawa pulang oleh tetangganya yang melihat Ibu X hampir tertabrak sepeda motor karena menyebrang sembarangan. Ketika ditanya oleh perawat Ibu X mengatakan tidak betah di rumah Karena anaknya jarang di rumah. Pada saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml>  <w:WordDocument>   <w:View>Normal</w:View>   <w:Zoom>0</w:Zoom>   <w:PunctuationKerning/>   <w:ValidateAgainstSchemas/>   <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid>   <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent>   <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText>   <w:Compatibility>    <w:BreakWrappedTables/>    <w:SnapToGridInCell/>    <w:WrapTextWithPunct/>    <w:UseAsianBreakRules/>    <w:DontGrowAutofit/>   </w:Compatibility>   <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel>  </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>  <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156">  </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:Cambria; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-alt:"Calisto MT"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:105%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Cambria; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph 	{mso-style-name:"List Paragraph"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	line-height:105%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Cambria; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:635376039; 	mso-list-template-ids:-315474452;} @list l0:level1 	{mso-level-start-at:4; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2\."; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\."; 	mso-level-tab-stop:1.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-1.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l1 	{mso-list-id:888107218; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-163305176 -488458808 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.2in; 	text-indent:-.1in; 	font-family:Symbol;} @list l1:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l1:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:1.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l1:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:2.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l1:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:2.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l1:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l1:level7 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l1:level8 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:4.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l1:level9 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:4.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:948466142; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1341128982 -488458808 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.2in; 	text-indent:-.1in; 	font-family:Symbol;} @list l2:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l2:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:1.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l2:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:2.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l2:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:2.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l2:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l2:level7 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l2:level8 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:4.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l2:level9 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:4.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:1078791831; 	mso-list-template-ids:-656363302;} @list l3:level1 	{mso-level-start-at:5; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2\."; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l3:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\."; 	mso-level-tab-stop:1.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-1.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4 	{mso-list-id:1110516593; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1258114576 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:71.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:107.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:143.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level4 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:179.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:215.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:251.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level7 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:287.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:323.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:359.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5 	{mso-list-id:1306088961; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:2006870778 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level4 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level7 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6 	{mso-list-id:1488863471; 	mso-list-template-ids:-1423248828;} @list l6:level1 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level2 	{mso-level-start-at:2; 	mso-level-text:"%1\.%2\."; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\."; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.5in; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\."; 	mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\."; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l6:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\."; 	mso-level-tab-stop:1.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-1.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7 	{mso-list-id:1528181360; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-774612210 67698703 67698703 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level2 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level4 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level7 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l7:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l8 	{mso-list-id:1685748049; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1909210794 -488458808 -1378993674 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l8:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.2in; 	text-indent:-.1in; 	font-family:Symbol;} @list l8:level2 	{mso-level-start-at:5; 	mso-level-number-format:none; 	mso-level-text:"1\.1\.1\."; 	mso-level-tab-stop:1.35in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.35in; 	text-indent:-.6in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l8:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:1.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l8:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:2.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l8:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:2.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l8:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l8:level7 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l8:level8 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:4.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l8:level9 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:4.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l9 	{mso-list-id:1836794785; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1867885774 -488458808 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l9:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.2in; 	text-indent:-.1in; 	font-family:Symbol;} @list l9:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l9:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:1.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l9:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:2.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l9:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:2.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l9:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l9:level7 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:3.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l9:level8 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:4.0in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:"Courier New"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l9:level9 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:?; 	mso-level-tab-stop:4.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l10 	{mso-list-id:1854105658; 	mso-list-template-ids:1773687430;} @list l10:level1 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-tab-stop:27.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:27.0pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level2 	{mso-level-text:"%1\.%2\."; 	mso-level-tab-stop:28.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:28.5pt; 	text-indent:-27.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level3 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\."; 	mso-level-tab-stop:39.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:39.0pt; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level4 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\."; 	mso-level-tab-stop:40.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:40.5pt; 	text-indent:-.5in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level5 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\."; 	mso-level-tab-stop:60.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:60.0pt; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level6 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\."; 	mso-level-tab-stop:61.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:61.5pt; 	text-indent:-.75in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level7 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\."; 	mso-level-tab-stop:81.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:81.0pt; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level8 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\."; 	mso-level-tab-stop:82.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:82.5pt; 	text-indent:-1.0in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l10:level9 	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\."; 	mso-level-tab-stop:102.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:102.0pt; 	text-indent:-1.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11 	{mso-list-id:2074159895; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-125768948 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l11:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:71.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:107.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:143.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level4 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:179.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:215.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:251.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level7 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:287.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:323.45pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l11:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:359.45pt; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --> <!--[if gte mso 10]><br />
<style>  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} </style>
<p> <![endif]-->
<p style="text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????????????????????????????? </span></span></span><!--[endif]--><strong>PROSES KEPERAWATAN</strong></p>
<p style="margin-left: 42.55pt" class="MsoNormal"><u>Kondisi klien:</u> Ibu X 75 tahun, dibawa ke panti oleh keluarganya karena sering mengeluyur. Terakhir kali mengeluyur, Ibu X dibawa pulang oleh tetangganya yang melihat Ibu X hampir tertabrak sepeda motor karena menyebrang sembarangan. Ketika ditanya oleh perawat Ibu X mengatakan tidak betah di rumah Karena anaknya jarang di rumah. Pada saat wawancara, Ibu X terlihat cemas dan gelisah selain itu sering berbicara yang kurang dapat dimengerti karena susunan katanya buruk. Pakaian Ibu X terlihat tidak rapih, dan bau badannya tidak sedap. Dan ketika diminta mandi, Ibu X selalu mengatakan baru saja mandi padahal bau badannya tidak sedap.</p>
<p style="margin-left: 106.9pt; text-indent: -70.9pt; line-height: normal" class="ListParagraph">Diagnosa Keperawatan:<span>????????? </span>Defisit Perawatan Diri: mandi</p>
<p style="line-height: normal" class="ListParagraph">Tujuan Khusus:</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien dapat membina hubungan saling percaya.</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien mengetahui pentingnya perawatan diri.</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien mengetahui cara-cara perawatan diri.</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien dapat melaksanakan perawatan diri dengan bantuan perawat.</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien dapat melaksanakan perawatan diri secara mandiri.</p>
<p style="margin-left: 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Klien mendapatkan dukungan dari keluarga untuk meningkatkan perawatan diri.</p>
<p style="line-height: normal" class="ListParagraph">&nbsp;</p>
<p style="line-height: normal" class="ListParagraph">Tindakan Keperawatan:</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.1. Sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non verbal.</span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.2. Perkenalkan nama, nama panggilan perawat dan tujuan perawat berkenalan.</span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.3. Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan yg </span><span>disukai klien.</span><span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.4. Tunjukkan sikap jujur dan menepati janji setiap berinteraksi dengan klien.</span><span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.5. Tunjukkan sikap empati dan menerima klien apa </span>adanya.<span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.6. Tanyakan perasaan klien dan masalah yang dihadapi klien. Dengarkan dengan penuh perhatian.</span><span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 70.9pt; text-align: justify; text-indent: -21.9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.7. Hindari respon mengkritik atau menyalahkan saat klien mengungkapkan perasaanya.</span><span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-align: justify; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><span>1.1.8.<span>? </span>Buat kontrak interaksi yang jelas.</span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 49.7pt; line-height: normal" class="MsoNormal">2.1.1.<span>? </span>Diskusikan dengan klien :</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Penyebab klien tidak merawat diri.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Manfaat menjaga perawatan diri untuk keadaan fisik, mental, dan sosial </p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Tanda-tanda perawatan diri yang baik.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Penyakit atau ganguan kesehatan<span>? </span>yang dialami klien jika perawatan diri tidak diperhatikan.<span>?????? </span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.1.1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Diskusikan tentang frekuensi menjaga perawatan diri selama ini : </p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Mandi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Gosok gigi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Keramas.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Berpakaian.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.2.1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Diskusikan cara praktek perawatan diri yang baik dan benar :</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Mandi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Gosok gigi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Keramas.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Berpakaian.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -35.25pt; line-height: normal" class="MsoNormal">3.3.1.<span>?? </span>Berikan pujian untuk setiap respon yang positif.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.1.1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Bantu klien saat perawatan diri.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Mandi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Gosok gigi.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Keramas.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -9pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol"><span>?<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?? </span></span></span><!--[endif]-->Berpakaian.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.1.2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Beri pujian setelah klien selesai melaksanakan perawatan diri.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.1.3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Tanyakan bagaimana perasaan klien setelah melakukan perawatan diri.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.1.1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Pantau klien dalam melaksanakan perawatan diri (mandi, gosok gigi, keramas, dan ganti pakaian).</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.1.2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Beri pujian saat klien melakukan perawatan diri secara mandiri.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 85.05pt; text-indent: -0.5in; line-height: normal" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.1.3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Tanyakan bagaimana perasaan klien jika melakukan perawatan diri secara baik dan benar.</p>
<p style="margin: 0in 0in 0.0001pt 17.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><strong>?</strong></p>
<p style="margin-left: 17.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><strong>TINDAKAN KEPERAWATAN</strong></p>
<p style="margin-left: 35.45pt; line-height: normal" class="ListParagraph"><u>ORIENTASI</u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Salam terapeutik:<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; line-height: normal" class="ListParagraph">Selamat pagi, perkenalkan nama saya Fergy. Saya perawat di panti ini, nama ibu siapa dan lebih senang dipanggil apa?</p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Evaluasi validasi: bagaimana perasaan ibu hari ini?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Kontrak:<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; line-height: normal" class="ListParagraph">Ibu X, sekarang saya ingin ngobrol serta membicarakan kegiatan apa saja yang biasa Ibu lakukan di rumah. Kurang lebih selama 30 menit. ibu ingin kita ngobrol di mana? Bagaimana kalau di taman sebelah sana, ibu setuju?</p>
<p style="margin-left: 35.45pt; line-height: normal" class="MsoNormal"><u>KERJA </u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Apa yang menyebabkan ibu X dibawa kesini?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Sebelum berada di sini, ibu tinggal di mana dan bersama siapa?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Apa ada yang mengganggu pikiran dan perasaan ibu X pagi ini?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Apa yang menyebabkan ibu X menjadi tidak suka mandi dan berpakaian yang rapih?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Lalu, menurut Ibu apa manfaat dari menjaga dan merawat kebersihan diri Ibu ?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Sekarang saya ingin bertanya pada Ibu X, menurut Ibu tanda-tanda perawatan diri yang baik itu seperti apa?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Ibu sudah tahu belum penyakit apa saja yang bisa Ibu derita bila Ibu tidak melakukan perawatan diri dengan baik?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>8.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Selama di rumah, seberapa sering Ibu melakukan perawatan diri seperti mandi, gosok gigi, dam keramas?<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>9.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Menurut ibu, apakah cara perawatan diri yang Ibu lakukan selama ini sudah benar? Coba perlihatkan kepada saya.<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>10.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">? </span></span></span><!--[endif]-->Wah bagus sekali itu bu, dan akan lebih bagus lagi bila Ibu melakukannya seperti ini.<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>11.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">? </span></span></span><!--[endif]-->Ayo bu sekarang kita coba melakukan apa yang telah Ibu katakan tadi.<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>12.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">? </span></span></span><!--[endif]-->Wah ternyata Ibu cepat sekali dalam belajar, hanya perlu sering dilatih lagi dan Ibu akan bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan saya.<u></u></p>
<p style="margin-left: 71.45pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>13.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">? </span></span></span><!--[endif]-->Nah sekarang mari kita membuat jadwal untuk melakukan perawatan diri ibu, supaya ibu lebih terampil lagi dalam melakukan perawatan diri.<u></u></p>
<p style="line-height: normal" class="MsoNormal"><strong><u><span style="text-decoration: none">?</span></u></strong></p>
<p style="line-height: normal" class="MsoNormal"><u>TERMINASI</u></p>
<p style="margin-left: 131.25pt; text-indent: -113.4pt; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Evaluasi Subjektif:<span>? </span>bagaimana perasaan ibu setelah kita ngobrol dan melakukan perawatan diri tadi?</p>
<p style="margin-left: 131.25pt; text-indent: -113.4pt; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Evaluasi Objektif:<span>?? </span>coba Ibu ulangi bagaimana cara mandi yang baik?</p>
<p style="margin-left: 131.25pt; text-indent: -113.4pt; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Tindak lanjut klien:<span> </span>setelah ini, jika ibu memerlukan bantuan dalam merawat diri Ibu dapat memanggil saya di ruangan itu, bisa bu?</p>
<p style="margin-left: 131.25pt; text-indent: -113.4pt; line-height: normal" class="ListParagraph"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">????? </span></span></span><!--[endif]-->Kontrak yang akan datang: besok saya akan datang lagi pukul 10 pagi, kita akan berdikusi tentang berdandan. </p>
<p class="MsoNormal">Baiklah ibu X, sudah 30 menit<span>? </span>ya, ngobrol-ngobrol kita sudah selesai. Saya permisi dulu ya bu dan selamat beristirahat. Selamat pagi</p>
<p><span id="more-53"></span></p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="defisit perawatan diri">defisit perawatan diri</a> (407)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="SP defisit perawatan diri">SP defisit perawatan diri</a> (378)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="SP 1 defisit perawatan diri">SP 1 defisit perawatan diri</a> (48)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="makalah defisit perawatan diri">makalah defisit perawatan diri</a> (37)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="strategi pelaksanaan DEFISIT PERAWATAN DIRI">strategi pelaksanaan DEFISIT PERAWATAN DIRI</a> (33)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="askep defisit perawatan diri">askep defisit perawatan diri</a> (32)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="defisit perawatan diri mandi">defisit perawatan diri mandi</a> (27)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="defisit keperawatan diri">defisit keperawatan diri</a> (26)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="devisit perawatan diri">devisit perawatan diri</a> (19)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/" title="contoh Sp defisit perawatan diri">contoh Sp defisit perawatan diri</a> (16)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=53&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/10/sp-1-defisit-perawatan-diri-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Neonatus</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 00:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zona Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[referensi keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Kasus: S, 32 tahun, G1P1A0, baru saja melahirkan bayi laki-laki 8? jam yang lalu dengan BB 2900gr, P.badan 50 cm. APGAR score 9/10. dari hasil pengkajian, perawat menemukan verniks kaseosa. Terlihat rabas encer (witch?s milk). Selain itu, didapatkan refleks-refleks normal pada bayi seperti moro refleks dan stepping refleks. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan data TD [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus:</p>
<p> S, 32 tahun, G1P1A0, baru saja melahirkan bayi laki-laki 8? jam yang lalu dengan BB 2900gr, P.badan 50 cm. APGAR score 9/10. dari hasil pengkajian, perawat menemukan verniks kaseosa. Terlihat rabas encer (witch?s milk). Selain itu, didapatkan refleks-refleks normal pada bayi seperti moro refleks dan stepping refleks. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan data TD 78/42 mmHg, suhu 36,5? C RR 53/menit, lingkar kepala 35 cm. ASI Ny. S belum keluar sehingga bayi belum mendapatkan asupan nutrisi. Ny. S mengatakan dirinya Ny belum terlalu mengerti mengenai perawatan bayi. Ny. S mengatakan belum pernah mendapatkan informasi mengenai perawatan bayi dari tenaga kesehatan.</p>
<p>Pertanyaan:</p>
<p>1. Jelaskan tanda-tanda yang didapatkan pada bayi tersebut berdasarkan pengkajian!<br />2. Jelaskan refleks-refleks normal yang terdapat pada bayi!<br />3. Buatlah Asuhan Keperawatan berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan!</p>
<pre><font color="#000000"></font></pre>
<p><span id="more-47"></span></p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="neonatus">neonatus</a> (38)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian neonatus">pengkajian neonatus</a> (20)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian fisik bayi baru lahir">pengkajian fisik bayi baru lahir</a> (17)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian fisik pada bayi baru lahir">pengkajian fisik pada bayi baru lahir</a> (8)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian pada neonatus">pengkajian pada neonatus</a> (7)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="refleks-refleks pada bayi">refleks-refleks pada bayi</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian fisik neonatus">pengkajian fisik neonatus</a> (4)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian pada bayi baru lahir">pengkajian pada bayi baru lahir</a> (4)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian fisik pada bayi">pengkajian fisik pada bayi</a> (3)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/" title="pengkajian fisik pada neonatus">pengkajian fisik pada neonatus</a> (3)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=47&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/10/neonatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

