<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perawatonline.com &#187; Keperawatan Anak</title>
	<atom:link href="http://perawatonline.com/category/artikel-keperawatan/keperawatan-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perawatonline.com</link>
	<description>Bersama Perawat, Indonesia Sehat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Mar 2011 11:27:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Atresia Ani</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 02:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Medikal Bedah]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Atresia ani (malformasi anorektal/anus imperforate) adalah bentuk kelainan bawaan yang menunjukan keadaan tidak ada anus, atau tidak sempurnanya bentuk anus. Bentuk-bentuk kelainan atresia ani: ? Lubang anus sempit atau salah letak di depan tempat semestinya. ? Terdapat selaput pada saat pembukaan anus sehingga mengganggu proses pengeluaran feses ? Rektum (saluran akhir usus besar) tidak terhubung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix">
<div>
<p><a href="http://perawatonline.com/wp-content/uploads/2009/12/safe_image.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-247" title="safe_image" src="http://perawatonline.com/wp-content/uploads/2009/12/safe_image.jpg" alt="" width="350" height="441" /></a>Atresia ani (malformasi anorektal/anus imperforate) adalah bentuk kelainan bawaan yang menunjukan keadaan tidak ada anus, atau tidak sempurnanya bentuk anus.</p>
<p>Bentuk-bentuk kelainan atresia ani:<br />
?	Lubang anus sempit atau salah letak di depan tempat semestinya.<br />
?	Terdapat selaput pada saat pembukaan anus sehingga mengganggu proses pengeluaran feses<br />
?	Rektum (saluran akhir usus besar) tidak terhubung dengan lubang anus.<br />
? Rektum terhubung dengan saluran kemih (kencing) atau sistem reproduksi melalui fistula (lubang), dan tidak terdapat pembukaan anus.</p>
<p>Faktor penyebab terjadinya atresia ani belum diketahui secara pasti:<br />
?	Secara pasti belum diketahui<br />
?	Merupakan (kegagalan perkembangan) anomaly gastrointestinal (sistem pencernaan) dan genitourinary (sistem perkemihan)<br />
?	Kelainan kloaka pada saat embrionik<br />
?	Gangguan pertumbuhan fusi dan pembentukkan anus dari tonjolan embrionik<br />
?	Pada atresia anus, diduga ada keterlibatan kelainan genetik pada kromosom 21</p>
<p>Kelainan bentuk anus akan menyebabkan gangguan buang air besar.<br />
-   Ketika lubang anus sempit, bayi kesulitan BAB menyebabkan konstipasi dan ketidaknyamanan.<br />
-   Jika terdapat selaput pada akhiran jalan keluar anus, bayi tidak bisa BAB.<br />
- Ketika rektum tidak berhubungan dengan anus tetapi terdapat fistula, feses akan keluar melalui fistula tersebut sebagai pengganti anus. Hal ini dapat menyebabkan infeksi.<br />
- Jika rektum tidak berhubungan dengan anus dan tidak terdapat fistula sehingga feses tidak dapat dikeluarkan dari tubuh dan bayi tidak dapat BAB.</p>
</div>
</div>
<p><span id="more-36"></span></p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="makalah atresia ani">makalah atresia ani</a> (82)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="atresia ani">atresia ani</a> (49)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="Atresia anus">Atresia anus</a> (22)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="artikel atresia ani">artikel atresia ani</a> (15)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="atresia rektum">atresia rektum</a> (14)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="referat atresia ani">referat atresia ani</a> (14)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="atresia ani pada anak">atresia ani pada anak</a> (7)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="makalah tentang atresia ani">makalah tentang atresia ani</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="jurnal atresia ani">jurnal atresia ani</a> (6)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/" title="makalah Atresia Anus">makalah Atresia Anus</a> (6)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=36&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/12/atresia-ani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Negativisme, Mengenali Untuk Menyiasati</title>
		<link>http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 05:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Apa Itu Negativisme? Negativisme adalah fase normal yang dilalui setiap anak. Sikap ini biasanya muncul pada usia 2-3 tahun. Cirinya adalah respon negative anak pada segala sesuatu. Anak akan selalu berkata &#8220;tidak&#8221; dengan segala sesuatu yang ditawarkan atau diperintahkan padanya. Sikap ini bukanlah ekspresi dari keras kepala atau tidak hormat tapi kebutuhan untuk mengendalikan sesuatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa Itu Negativisme?</strong></p>
<p>Negativisme adalah fase normal yang dilalui setiap anak. Sikap ini biasanya muncul pada usia 2-3 tahun. Cirinya adalah respon negative anak pada segala sesuatu. Anak akan selalu berkata &#8220;tidak&#8221; dengan segala sesuatu yang ditawarkan atau diperintahkan padanya.</p>
<p>Sikap ini bukanlah ekspresi dari keras kepala atau tidak hormat tapi kebutuhan untuk mengendalikan sesuatu atau menunjukkan keinginan untuk independent. Jadi batita umumnya ditandai dengan &#8220;AKU&#8221;, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya &#8220;power&#8221;.</p>
<p><span id="more-33"></span><br /> 
<p><strong>Faktanya</strong></p>
<p>Banyak orang tua yang tidak memahami fakta ini. Sehingga seringkali orang tua melakukan pendekatan yang salah. Misalnya, karena anak cenderung menolak jika disuruh makan, orang tua jadi khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi,?akibatnya orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara-cara tersebut harus dihindari.</p>
<p>Selain itu kadang pada usia ini, orang tua juga menerapkan harapan yang terlalu tinggi anak. Orang tua ingin apapun keinginan dan perintahnya akan dipatuhi oleh anak, sehingga kadang malah menimbulkan sikap oposisi pada anak.</p>
<p><strong>Semakin Dipaksa Akan Semakin Melawan</strong></p>
<p>Sikap-sikap memaksa yang dilakukan orang tua justru hanya memperburuk keadaan. Anak akan semakin keras dan menentang. Misalnya realisasinya anak malah akan melakukan penolak terhadap makanan tertentu. Tidak heran jika ada orang dewsa yang tidak mau makan nasi atau sayur. Bisa jadi karena trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.</p>
<p><strong>Bagaimana Menyiasatinya?</strong></p>
<p>Salah satunya adalah dengan mengurangi kesempatan untuk jawaban &#8220;tidak&#8221;. Jangan bertanya &#8220;apakah kamu mau tidur sekarang?&#8221; pada anak tapi lakukan pendekatan dengan mengatakan pada anak kapan saatnya untuk tidur (lebih baik lagi jika diberitahukan pula waktu yang spesifik, &#8220;setelah dibacakan dongeng&#8221; misalnya).</p>
<p>Dalam usahanya untuk mengontrol, anak suka membuat pilihan. Orang tua bisa memberikan pilihan untuk anak &#8220;kamu boleh makan permen atau agar-agar&#8221;. Kalau respon anak tetap negative, orang tua harus tetap tenang dan bersikap menenangkan.</p>
<p>Toddler suka bermain dan tantangan. Ketika kita ingin memerintahkan sesuatu seperti &#8220;pakai sepatumu&#8221;, toddler akan berespon dengan cepat jika ditantang dengan &#8220;ayo kita balapan, siapa yang? akan selesai pakai sepatu duluan&#8221;. Aturan pentingnya adalah biarkan anak menang.</p>
<p>Pendekatan lainnya adalah sambil bercanda, pekerjaan selesai tanpa kemarahan dan frustasi dengan metode ini. Kalau anak menolak untuk memakai sepatunya, orang tua bisa berespon dengan, berpura-pura mencoba meakai sepatu tersebut, berpura-pura memaksa sepatu itu masuk ke kaki kita, permainan ini akan berakhir dengan penolakan anak &#8220;jangan, itu sepatu aku&#8221; dan kemudian dia memakainya.</p>
<p>Sekian tentang negativisme. Semoga dengan mengenalinya, anda dapat menyiasatinya dan menjalani hari-hari yang lebih menyenangkan dengan batita anda. Untuk masa depannya yang lebih baik.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p>Penyebab Anak Susah Makan diambil dari <u><a href="http://vinadanvani.wordpress.com/2008/01/17/penyebab-anak-susah-makan/">http://vinadanvani.wordpress.com/2008/01/17/penyebab-anak-susah-makan/</a></u> pada 25 November 2008</p>
<p>Pengendalian Diri diambil dari <u><a href="http://www.morinagaplatinum.com/learn/article-and-tips/toddlers/child-development/development-milestones/pengendalian-diri-.aspx#title">http://www.morinagaplatinum.com/learn/article-and-tips/toddlers/child-development/development-milestones/pengendalian-diri-.aspx#title</a></u> pada 25 November 2008</p>
<p>?</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme">negativisme</a> (89)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme pada anak">negativisme pada anak</a> (24)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="Negativisme adalah">Negativisme adalah</a> (22)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="pendekatan negativis">pendekatan negativis</a> (12)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme pada todler">negativisme pada todler</a> (12)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="pendekatan negativisme">pendekatan negativisme</a> (5)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme pada toddler">negativisme pada toddler</a> (4)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="sikap negativisme">sikap negativisme</a> (4)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme pada anak todler">negativisme pada anak todler</a> (3)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/" title="negativisme toddler">negativisme toddler</a> (3)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=33&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2009/01/negativisme-mengenali-untuk-menyiasati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hindari Pemberian Air pada Bayi</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 05:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[? Air minum memang bagus bagi kesehatan. Namun, hati-hati! Air minum juga bisa mendatangkan bahaya. Air dapat menimbulkan intoksikasi alias keracunan air, khususnya jika diberikan pada bayi yang berumur dibawah enam (6) bulan. Belum lama ini, seorang doktor dari Pusat Anak-anak John Hopkins, Baltimore, Dr. Jennifer Anders menjelaskan, secara naluriah bayi telah mempunyai refleks haus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>?<img src="images/stories/water.jpg" border="0" width="95" height="103" align="left" /></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Air minum memang bagus bagi kesehatan. Namun, hati-hati! Air minum juga bisa mendatangkan bahaya. Air dapat menimbulkan intoksikasi alias keracunan air, khususnya jika diberikan pada bayi yang berumur dibawah enam (6) bulan.</font></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Belum lama ini, seorang doktor dari Pusat Anak-anak John Hopkins, Baltimore, Dr. Jennifer Anders menjelaskan, secara naluriah bayi telah mempunyai refleks haus secara utuh atau keinginan untuk minum. Pada usia tersebut, mereka seharusnya lebih banyak mengkonsumsi air susu ibu (ASI) atau susu formula. Jika dipaksa mengkonsumsi air, sementara ginjalnya belum matang, air akan membuat tubuh mereka melepaskan sodium bersama kelebihan air.</font></p>
<p><span id="more-35"></span>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Kehilangan sodium bisa mempengaruhi aktivitas otak. Akibatnya, akan terjadi gejala-gejala keracunan air, antara lain tampak melalui perilaku lekas marah, kantuk, dan masalah-masalah kejiwaan lainnya. Tanda-tanda lain yaitu, suhu tubuh rendah, muka bengkak atau membesar, dan kejang-kejang. </font></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Gejala awal kondisi tersebut tak kentara, tapi kejang-kejang bisa dijadikan petunjuk pertama untuk para orang tua. Jika langsung diberikan perawatan medis, kejang-kejang mungkin tidak akan mendatangkan dampak yang tetap.</font></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Air untuk minum sebaiknya? tidak diberikan kepada bayi usia enam bulan atau lebih muda. Para orang tua juga sebaiknya menghindari pemkaian susu formula yang terlalu cair atau minuman kesehatan anak-anak yang mengandung elektrolit.</font></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva">Pada beberapa kasus, mungkin tepat memberi sedikit air kepada bayi yang lebih tua. Misalnya untuk pertolongan sembelit (konstipasi) atau dalam cuaca yang sangat panas. Namun untuk melakukan hal itu, para orang tua harus terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter anak. Itu pun dengan takaran satu atau dua ounce &#8212; satuan berat di Amerika yang setara dengan 28,35 gram.</font></p>
<p><font face="trebuchet ms,geneva"><br />
<hr id="null" /></font></p>
<p>ref: kolum &#8220;asal tahu&#8221;, tabloid C&#038;R.</p>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="etika perawatan pada anak">etika perawatan pada anak</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="gejala air pusar pada bayi">gejala air pusar pada bayi</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="kejang anak">kejang anak</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="masalah pemberian air minum pada bayi">masalah pemberian air minum pada bayi</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="pemberian air pada bayi">pemberian air pada bayi</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/" title="susu formula bayi yang bagus">susu formula bayi yang bagus</a> (1)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=35&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/07/hindari-pemberian-air-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How To Teach Young Children To Wash Their Hands</title>
		<link>http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/</link>
		<comments>http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 04:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawatan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[The Science of Hand Washing ? Making It FunTry some of these&#8230; Have the hand washing area set up for comfort &#8212; a stool or low wash basin. Have fun soaps and scrubbers. (Be aware that fingernail scrubbers can spread germs if not properly maintained and are better suited to the home environment than classrooms.) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center" align="center"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#999999"><strong>The Science of Hand Washing</strong></font></span></p>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">?</font></span></strong>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">Making It Fun</font></span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><br /><font color="#000000">Try some of these&#8230;</font></span></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Have the hand washing area set up for comfort &#8212; a stool or low wash basin.</span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Have fun soaps and scrubbers. (Be aware that fingernail scrubbers can spread germs if not properly maintained and are better suited to the home environment than classrooms.)</span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Put &#8220;no touch&#8221; items out of reach and out of sight.</span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Create an appealing environment through kid-friendly decor like Sponge Bob or Little Mermaid.</span></font></li>
</ul>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">Make It A Game</font></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><br /><span id="more-34"></span><br /></span></strong>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Have child sing a fun song while washing to help mark the time, so he/she knows just how long to wash (15-20 seconds). </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Keep a hand washing chart and encourage the child to see many squares he/she can fill in.? (The emphasis should be positive, never shaming &#8212; &#8220;Look what <em>you </em>did, wow!&#8221;) </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Refer to a printable poster, or homemade poster, that shows the proper steps for hand washing.? Make a game out of following each step.?? You can approach it quiz style, &#8220;What do we do first? &#8230;.And what&#8217;s Step Two?&#8221;? Or just be silly, &#8220;Okay, first we &#8230;.dry our hands&#8211; right?? No?&#8221;?</span></font><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">?</font></span></li>
</ul>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">Teaching What To Do</font></span></strong></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Keep in mind that young children are visual and kinetic learners.? This means they learn best by seeing and doing &#8212; rather than just hearing.? </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Have your young child watch your or another child wash hands, while you talk about what to do. </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">have your child do it, while you again explain the basic steps. </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Don&#8217;t forget to keep it fun and simple.?? Don&#8217;t try to cram in all the facts at once.? Start with the bare basics, and then add different pieces of information in later installments.? <em>(Note that 1st-3rd and 4th-6th graders will each have higher levels of attention span and greater tolerance for getting a lot at once.)</em>?</span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol"><span><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?</span></span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Small children learn best through repetition and reinforcement.? You can follow up your first lesson with story books about germs and hand washing; by looking at pictures of germs; by making pictures or posters (collages are great for preschoolers who can glue stick but not draw); and by acting out silly little skits about getting germs on your hands, hand washing, getting sick, and etc. </span></font></li>
</ul>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">Modeling What to Do&#8211; And When to Do It</font></span></strong></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol"><span><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?</span></span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Always remember that small children are impressed by what we do (enjoy it while it lasts!), and that older children learn more from what we do than what we say.? So if you want to teach the importance of hand washing&#8230;wash your hands! </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Kids can&#8217;t always see what we do, so be sure to talk about it.? Tell a little story about when you wash your hands, about something icky you touched and how you washed afterwards, and don&#8217;t forget to tattle on yourself once in a while.? Sometimes sharing about mistakes you&#8217;ve made (in a funny and forgiving way) and talking about why you wish you&#8217;d done it differently is more effective than pretending you do the right thing all the time.? After all, who can relate to someone who&#8217;s perfect!?</span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol"><span><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">?</span></span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Washing hands together! </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Point out or talk about other people who wash their hands: your doctor and dentist, people who work in restaurants, etc.?</span></font><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">?</font></span></li>
</ul>
<p><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">Have a Routine</font></span></strong></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Make hand washing a regular part of toileting, mealtime, diaper changing, and etc.?</span></font><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">?</font></span></li>
</ul>
<p><font color="#000000"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">?Additional Safety Considerations</span></strong></font></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Don&#8217;t forget to put locks on bathroom cabinets that contain medicines, cleaners, or anything else that could harm a child.? Talk to your child about why these areas are off limits and what to do if they find anything dangerous laying about (meds, razor, etc.). </span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Please remember to talk to children about the dangers of very hot water and to turn your water heater down!? It should never be higher than 120?F.? Note that some sources say that 130?F is safe enough, but as you can see below, the difference between 120?F and temps nearer to 130?F is huge, in terms of how much harm can be done to a child.? Furthermore, 120?F should be more than sufficient to run your dishwasher and laundry. </span></font></li>
</ul>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">?</font></span><br />
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="422" class="MsoNormalTable" style="margin: auto auto auto 65.55pt; width: 422px; border-collapse: collapse; height: 300px">
<tbody>
<tr style="height: 134.65pt">
<td style="border: medium none #ece9d8; padding: 0.75pt; height: 134.65pt; background-color: transparent"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"><font color="#000000">The following chart shows just how dangerous hot water can be. </font></span>
<pre><span style="font-family: Arial"></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>????????????? </span>Temperature<span>????? </span>Time to Cause </font></font></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>???????????????</span>of Water<span>???????? </span>a Bad Burn </font></font></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>????????????</span>-------------------------------------</font></font></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>?????????????? </span>150?F (66?C)<span>?????? </span>2 seconds </font></font></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>???????????? </span><span>??</span>140?F (60?C)<span>?????? </span>6 seconds </font></font></span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial"><font size="2"><font color="#000000"><span>???????????????</span>125?F (52?C)<span>?????? </span>2 minutes </font></font></span></pre>
<pre><font size="2"><font color="#000000"><span style="font-family: Arial"><span>???????????????</span>120?F (49?C)<span>????? </span>10 minutes </span></font></font></pre>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h4>Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="always remember that small children are impressed by what we do (enjoy it while it lasts!) and">always remember that small children are impressed by what we do (enjoy it while it lasts!) and</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="Keperawatan anak-wash out">Keperawatan anak-wash out</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="Keperawatan Wash out">Keperawatan Wash out</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="makalah about how to teach children in the classroom">makalah about how to teach children in the classroom</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="Refer to a printable poster or homemade poster that shows the proper steps for hand washing">Refer to a printable poster or homemade poster that shows the proper steps for hand washing</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="step how to wash hands">step how to wash hands</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="tindakan keperawatan wash out">tindakan keperawatan wash out</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="tindakan wash out">tindakan wash out</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="WASH OUT PADA ANAK DALAM KEPERAWATAN">WASH OUT PADA ANAK DALAM KEPERAWATAN</a> (1)</li><li><a href="http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/" title="washing hands for kids">washing hands for kids</a> (1)</li></ul><img src="http://perawatonline.com/?ak_action=api_record_view&id=34&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawatonline.com/2008/07/how-to-teach-young-children-to-wash-their-hands/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

