terapi napza

July 9th, 2008

Pendekatan Terapi Napza

?

??????????? Ketergantungan NAPZA merupakan salah sau gejala dari penyakit pasien secara keseluruhan. Masalah dari individu yang menggunakan NAPZA sangat bervariasi, sehingga kebutuhan terapi untuk setiap individu berbeda. Pada umumnya mereka mengalami masalah kesehatan fisik atau organobiologis, mental emosional, sosial dan spiritual, oleh karena itu dalam terapi harus memperhatikan keempat faktor ini, hanya bobotnya pada setiap individu berbeda.

Sesuai dengan kadaan indvidu tersebut. Tujuan dari terapi adalah pemberdayaan individu untuk mencapai tahap kehidupan yang optimal, sehingga ia dapat berfungsi secara produktif baik di dalam keluarga mapun di sekolah, tempat kerja atau masyarakat. Beberapa penelitian, menunjukkan bahwa terapi pada pasien adiksi telah menurunkan angka tindak kriminal dan resiko infeksi HIV.

Keberhasilan terapi secara individu tergantung dari jenis masalah pasien, sarana terapi yang tersedia sesuai dengan kebutuhan pasien, keterampilan terapis dan aktivitas pasien dalam proses terapi.? Lamanya terapi bervariasi dari satu individu dengan individu yang lain, namun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi yang kurang dari tiga bulan adalah kurang efektif. Kadang-kadang dibtuhkan jangka waktu yang lebih lama. Agar pasien termotivasi untuk menyelesaikan terapi perlu dukungan dari keluarga, dan program yang terencana dengan baik sehingga pasien mengetahui apa yang diharapkan selama terapi, serta keterampilan terapis dalam membina hubungan dengan pasien.

1.????? Terapi Organobiologis

????? Yaitu terapi terhadap keadaan fisik, antara lain:

???????? Menggunakan Medikamentosa pada keadaan:

???????? Mengatasi keadaan darurat, misalnya intoksikasi.

???????? Mengatasi komplikasi medik, misalnya infeksi.

???????? Membantu mengurangi rasa sakit akibat putus zat (pada detoksifikasi).

???????? Mengatasi gejala psikiatrik yang menyertainya, misalnya ansietas, depresi, gangguan psikotik, dan lain-lain.

?

?

2.????? ?Terapi Relaksasi

????? Terapi relaksasi dapat mentralkan kembali pengeluaran hormon yang berlebihan akibat stress (arenalin dan kortisol), sehingga menyebabkan:

???????? Denyut jantung dan tekanan darah menurun.

???????? Pernafasan menurun dan teratur.

???????? Mengurangi rasa sakit dan ketegangan pada otot.

???????? Keringat berkurang.

???????? Mengurangi rasa lelah.

???????? Tidur adekuat dan bangun pagi segar.

???????? Olahraga secara teratur mendorong kesegaran jasmani dan keluarnya endorfin dalam otak yang mempunyai efek rasa gembira sehingga mereka tidak perlu lagi memakai opiat dari luar untuk mendapatkan efek tersebut.

3.????? Terapi Psikologis ( Psikoterapi)

????? Psikoterapi adalah terapi secara psikologis terhadap masalah yang bersifat emosional ang dilakukan oleh seorang yang sudah yang dengan sengaja membentuk lingkungan yang profesional dengan pasien yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi gejala, memperantarai pola tingkah laku yang terganggu, dan meningkatkan perkembangan kepribadian yang positif.

4.????? Terapi Sosial

????? Terapi sosial bertujuan untuk memberikan keterampilan hidup dan keterampilan sosial yaitu kemampuan untuk mengatur pikiran dan prilaku agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial atau budaya. Keterampilan sosial akan memperbaki hubungan sosial pasien dengan lingkungan, dan mengubah gaya hidup pasien sehingga di atidak lagi melkaukan kegiatan yang sama yang merupakan bagian dari kehidupan sebelumnya.

5.????? Pembinaan Spiritual

????? Pembinaan spiritual sesuai dengan agama yaitu membimbinga pasien untuk meperkuat iman dan takwa, sehingga dapat membentengi mereka agar tidak terjerumus ke prilaku negatif. Bila mengalami stres, pasien diajak berdzikir atau berdoa, memohon dan berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa, agar tidak selalu meyesali keadaan yang mereka alami. Dalam keadaan demikian, maka pasien akan merasa rileks sehingga stresnya dapat diatas dengan baik.Pebinaan agama ini mengutamakan pengkajian nilai-nilai luhur yang terkandung dalam agama itu dan bagaiamana cara bertobat memohon ampunan terhadap kesalahan yang dibuat selama ini, bukan terfokus pada dosa dan hukuman yang akan diterima kelak.

??????????? Untuk mencapai keberhasilan maka keempat terapi di atas dapat dilakukan melalui:

1.????? Terapi Individu

????? Terapi individu dilakukan dengan cara membicarakan hal-hal yang bersifat rahasia mengenai masalah yang dihadapi sat ini dan merencanakan masa depan yang spesifik untuk pasien tersebut. Pada pasien tertentu juga dilakukan terapi psikoanalisis yaitu membantu menemukan insight terhadap konflik intrapsikis yang dilakukanoleh seorang terapis yang memang mahir untuk ini.

2.????? Terapi Kelompok

????? Terapi Kelompok yaitu terapi yang dilakukan dalam kelompok denganmenggunakan dinamika kelompk, sehingga diantara pasien terjalin hubungan yang saling mempengaruhi untuk proses pematangan diri dan pemulihan terhadap ketergantungan NAPZA. Hal yang ditangani dalam terapi kelompok adalah mebina kelompok untuk saling ke arah pematangan mandiri, meganalisis perilaku pengguna zat dan membantu mengatasi perilaku, mengembangkan metode pertahanan diri, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan, ketermapilan berkomunikasi, berpikir secara kritis, asertif, pengembangan diri, mengurangi stres, cara memilih teman, membuat pilihan ang bereiko rendah, mengembangkan self? esteem dan cara menolak tawaran. Keunggulan terapi kelompok adalah:

???????? Pasien yang umumnya remaja dan dewasamuda sangat membutuhkan dukungan teman sebaya.

???????? Sosialisasi melalui modelling kelompok untuk medapatkan keterampilan baru.

???????? Saling memberi dan mendapat informasi dari kelompok.

???????? Belajar memperbaiki hubungan interpersonal.

???????? Rasa keterikatan dalam kelompok.

???????? Timbul rasa kasih sayang pada sesama, sehingga rela bekerja untuk orang lain.

???????? Katarsis emosional, terutama menyatakan rasa masah pada figur otoriter.

3.????? Terapi Keluarga

????? Terapi keluarga bertujuan untuk mengubah interaksi yang mal adaptif dalam keluarga, sehingga terciptalah lingkungan yang kondusif untuk membantu pemulihan pasien. Seringkali tanpa disadari, keluarga merasa malu, bersalah, dan saling menyalahkan. Bila masalah dalam keluarga belum terselesaikan, seringkali? menjadi pemicu bagi pasien untuk menggunakan zat lagi, walaupun sebelumny dia sudah berhenti.

4.????? Terapi Penunjang Lainnya.

????? Terapi penunjang yang sering digunakan adalah terapi Okupasional, terapi Musik, terapi rekereasi, psikodrama dan role playing yang sangat bermanfaat bila dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidang tersebut. Semua terapi di atas harus dilakukan oleh profesional yang mempunyai sikap hangat, empati, dan menghargai orang lain.

???????? Sebelum peberian terapi, terdapat beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:

1.????? Pemastian diagnosis melalui wawancara (anamnesis), pemeriksaan fisik, laboratorium, da pemeriksaan penunjang lainnya.

2.????? Menanggulangi keadaan darurat yaitu mengatasi over dosis dan komplikasi mdik yang timbul akibat pemakaian NAPZA. Penanggulangan keadaan putus zat (detoksifikasi) yang berlangsung 1 sampai 3 minggu, untuk membantu pasien mengurangi gejala putus zat? yang timbul. Detoksifikasi dapat dilakukan di rumah sakit, atau dengan cara rawat jalan. Pemantapan di berbagai bidang meliputi: mental-emosional, sosial, spiritual, edukasional, dan vokasional yang berlangsung selama 3 sampai 9 bulan. Resosialisasi atau peyluran kemali ke masyarakat dengan dibeklai keterampilan ssial dan keterampilan hidup, sehingga pasien mempunyai rasa tanggungjawab sosial. Proses ni berlangsung selama 3 sampai 12 bulan. Bimbngan lanjutan dalam masyarakat untuk mencegah kekambuhan (relapse) berlangsung selama 2 sapai 3 tahun.

???????? Relapse atau kambuh merupakan rangkaian dari proses pemulihan. Hal yang penting adalah mengidentifikasi faktor pencetus relapse dan menanganinya dengan baik. Faktor-faktor pencetus relapse:

???????? Pasien kembali kepada kelompok bereiko tinggi yang memicu pasien untuk kembali menggunakan zat.

???????? Kembalinya pasien ke tempt yang mengingatkan dia untuk memakai zat kembali.

???????? Terdapatnya gangguan psikiatrik, seperti ansietas, depresi, gangguan psikotik, atau gangguan kepribadian.

???????? Kurangnya dukungan dari keluarga atau teman sebaya.

???????? Kurangnya aktifitas sehari-hari baik berupa pekerjaan, sekolah, atau kegiatan pengisi waktu senggang.

???????? Timbulnya rasa malu, bersalah, hampa, dan hidup tidak berarti.

???????? Adanya sakit fisik yang kronis.

????? Cara untuk mencegah relapse adalah:

1.????? Cegah pasien kembali ke lingkungan beresiko tinggi, seperti bertemu dengan sesama pemakai atau pergi ke tempat pasien biasa menggunakan zat.

2.????? Beri kesempatan pada pasien untuk mengungkapkan isi hatinya dan beri dorongan untuk meningkatkan harga dirinya.

3.????? Atasi depresi, ansietas, dan gangguan psikotik.

4.????? Ubah gaya hdup pasien ke arah kegiatan positif.

Popularity: 6% [?]

Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:

Share

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes